Breaking News:

Bupati Trenggalek Gowes Sambil Sosialisasi Inpres 6/2020

Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan jajaran Forkopimda kabupaten setempat menyosialiasikan Instruksi Presiden tentang Peningkatan Disiplin

Surya/Aflahul Abidin
Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ketika menyosialisasikan Inpres 6/2020 bersama rombongan Forkopimda dengan cara bersebeda bersama. 

 TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin dan jajaran Forkopimda kabupaten setempat menyosialiasikan Instruksi Presiden 6/2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penengakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, Jumat (28/8/2020).

Proses sosialisasi dilakukan dengan cara berbeda dari biasanya, yakni dengan bersepeda bersama berkeliling tempat-tempat ramai di wilayah pusat kota.

"Hari ini kami bersepeda santai sambil menyosialisasikan Inpres nomor 6 tahun 2020. Alhamdulillah masyarakat yang kami temui hampir semua patuh protokol kesehatan," kata Mochamad Nur Arifin kepada TribunJatim.com.

Sosialisasi itu diikuti juga oleh para pejabat lain, seperti Kapolres AKBP Doni Satria Sembiring, Dandim 0806 Letkol Arh Uun Samson Sugiharto, dan Kajari Darfiah.

Mereka singgah di titik-titik pusat keramaian, salah satunya di pasar-pasar besar maupun kecil yang ada di wilayah kota dan sekitarnya.
Bupati yang akrab disapa Mas Ipin mengatakan, sosialisasi dengan bersepeda bersama sekaligus untuk memberi contoh bagi warga agar selalu menjaga imunitas tubuh.

"Kita tahu, saat ini pandemi Covid-19 masih belum selesai. Di sisi lain, ekonomi harus tetap hidup. Sehingga, seluruh warga harus berhati-hati dengan patuhi protokol dan menjaga imunitas tubuh," sambung Mochamad Nur Arifin kepada TribunJatim.com.

Kepada para penegak hukum, ia berharap, penegakan disiplin Inpres itu bisa dilaksanakan secara humanis.

"Tujuan kita untuk menggugah kesadaran masyarakat untuk memakai masker dan berdisiplin mematuhi protokol kesehatan. Jangan sampai tujuan mendisiplinkan malah membuahkan kedongkolan bagi masyarakat," sambungnya.

Ia juga beharap agar saksi denda uang tidak diterapkan ke masyarakat. Sanksi yang diberikan bisa diawali dengan pemberian masker kepada mereka yang tak memakainya.

Kadernya Tak Dampingi Machfud di Pilwali Surabaya, Inilah Reaksi PKS

PDI Perjuangan Belum Umumkan Rekom untuk Pilkada Surabaya 2020, Bagian dari Strategi Politik

PDIP Tunda Pengumuman Rekomendasi Paslon untuk Pilwali Surabaya 2020, Ini Kata Pengamat Politik

Kapolres Trenggalek AKBP Dony Satria Sembiring mendukung harapan Bupati itu.

"Jangan sampai ada selisih paham yang menyebabkan keributan dalam penertiban nantinya," ucap Doni.

Rudi, warga asal Desa Karangsoko, Kecamatan Trenggalek, menanggapi positif model penerapan Inpres tersebut.
Saat rombongan mampir menyosialisasikan Inpres di Pasar Jarakan, Rudi termasuk salah satu warga yang menerima masker gratis.

"Bagus kalau tidak langsung disanksi denda. Melainkan malah dibangun kesadarannya mengenai pentingnya mematuhi protokol kesehatan untuk menjaga diri sendiri," tutur Rudi. (aflahulabidin/Tribunjatim.com)

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved