Breaking News:

Virus Corona di Banyuwangi

Jumlah Santri Positif Covid-19 Bertambah, Kemenkes Supervisi Penanganan Klaster Ponpes di Banyuwangi

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan supervisi terhadap penanganan klaster Ponpes Blokagung.

Penulis: Haorrahman | Editor: Pipin Tri Anjani
SURYA/Haorrahman
Kemenkes RI dan Satgas Covid 19 Banyuwangi koordinasi tangani klaster pondok pesantren. 

Selain karantina menurut Budi, tim akan lakukan swab pada seluruh santri. Tim kesehatan telah menyiapkan 6000 alat PCR untuk lakukan swab, yang nantinya akan dikirimkan ke Jakarta dan Surabaya.

"Selain itu kita akan beri obat, lalu kita tunggu 14 hari," katanya.

Budi mengatakan dalam penangan klaster pondo ini lebih mengedepankan persuasif dan komunikasi dengan pihak pondok.

Jumat (28/8) malam Budi dan tim langsung mendatangi ponpes Darussalam untuk koordinasi dengan pengurus ponpes.

"Kami akan back up, leading sektornya dari Dinas Kesehatan Banyuwangi," tambah Budi.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi, dr Widji Lestariono mengatakan, total saat ini terdapat 341 kasus Covid-19 di Banyuwangi, di mana 84 di antaranya sudah sembuh.

1 Tahun Nikah, Urusan Kamar Jennifer Jill-Ajun Terkuak, 3 Hari 3 Malam, Melaney: Kok Mau Kawinin?

Rio mengungkapkan, upaya penanganan Covid-19 di pesantren terus menjadi perhatian utama satgas. Sejak ada laporan pertama ditemukan santri yang bergejala, tim kesehatan terus melakukan penanganan.

Penanganan dilakukan sinergis bersama Kementerian Kesehatan, Pemprov Jatim, Pemkab Banyuwangi, dan jajaran TNI serta kepolisian.

Bahkan, sejak tiga hari lalu telah dibangun mini hospital untuk percepatan penanganan para santri.

Rumah sakit mini ini dilengkapi sarana pemeriksaan lengkap untuk menunjang proses pemeriksaan kesehatan santri.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved