Breaking News:

Virus Corona di Banyuwangi

Jumlah Santri Positif Covid-19 Bertambah, Kemenkes Supervisi Penanganan Klaster Ponpes di Banyuwangi

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melakukan supervisi terhadap penanganan klaster Ponpes Blokagung.

Penulis: Haorrahman | Editor: Pipin Tri Anjani
SURYA/Haorrahman
Kemenkes RI dan Satgas Covid 19 Banyuwangi koordinasi tangani klaster pondok pesantren. 

Mini hospital ini dilengkapi berbagai peralatan dan sarana pemeriksaan lengkap, hingga tim medis yang siaga setiap hari.

Dinas Sosial Jawa Timur: Warga Meninggal Akibat Covid-19 Mendapat Santunan Kematian Rp 15 Juta

Tim kesehatan dari sejumlah Puskesmas yang lokasinya dekat dengan ponpes itu juga telah dijadwalkan secara bergantian untuk berjaga di mini hospital.

“Setiap hari ada dokter dan perawat yang berjaga di sana. Tentu dengan mengunakan alat pelindung diri (APD) untuk menjaga keselamatan mereka,” ujar dr. Rio.

Kini, petugas masih secara masif melakukan perkembangan jumlah pasien.

Tracing dan penanganan gencar terus dilakukan. Uji swab telah dilakukan ke lebih dari 700 santri. Ini dilakukan untuk memutus rantai penularan.

“Setiap hari kami lakukan tracing, pengambilan swab di lokasi pondok sudah kami lakukan tiga kali. Memang konsekuensinya berat, karena pasti akan ada penambahan kasus dalam skala besar. Namun, atas nama kesehatan, santri yang terpapar harus segera diketahui untuk menjamin serta menjaga kesehatan mereka. Doakan semoga semua segera pulih,” pungkas Rio. (SURYA/Haorrahman)

Editor: Pipin Tri Anjani

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved