Breaking News:

RAPI Pamekasan Beri Fasilitas Frekuensi Gratis Siswa untuk Belajar Daring, Diapresiasi Kepala Dinas

RAPI Pamekasan, Madura, aktif memberikan jaringan frekuensi gratis kepada siswa di wilayah setempat yang ingin melakukan kegiatan belajar mengajar.

TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Kepala Dinas Pendidikan Pamekasan, Akhmad Zaini saat mencoba menggunakan jaringan frekuensi milik RAPI Pamekasan, Sabtu (29/8/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Wilayah 19 Pamekasan, Madura, aktif memberikan jaringan frekuensi gratis kepada sejumlah siswa di wilayah setempat yang ingin melakukan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan sistem daring dari rumah.

Bantuan jaringan frekuensi yang diberikan oleh RAPI Pamekasan ini dilakukan di berbagai wilayah.

Hal itu dilakukan sebagai wujud kepedulian RAPI Pamekasan untuk membantu siswa yang kesulitan menjangkau jaringan.

Baru Terbongkar Urusan Ranjang, Kegenitan Nagita Buat Kaget Semua, Istri Raffi Tersipu: Dia Suka

VIRAL TERPOPULER: Gugatan RCTI yang Ancam Kebebasan Live di Medsos - Pernikahan Beda Usia 18 Tahun

Inovasi yang dilakukan oleh RAPI Pamekasan ini langsung mendapatkan respons dan apresiasi dari Kepala Dinas Pendidikan, Akhmad Zaini.

Kepala Dinas Pendidikan Pamekasan, Akhmad Zaini mengaku kagum dan mengapresiasi terhadap inovasi yang sudah dicetuskan oleh RAPI Pamekasan.

Menurut dia, di saat semua siswa dan lembaga pendidikan dituntut untuk melakukan KBM daring lantaran masih mewabahnya Covid-19, RAPI Pamekasan hadir memberikan solusi yang efektif dan efisien, dengan memanfaatkan frekuensi resminya yang memberikan media komunikasi non kuota internet pada peserta didik di Pamekasan yang membutuhkan.

"Alhamdulillah, RAPI Pamekasan peduli nasib Pendidikan. Selain meminjamkan frekuensi, mereka juga meminjamkan puluhan HT untuk siswa saat KBM daring dari rumah," kata Akhmad Zaini kepada TribunMadura.com (grup TribunJatim.com), Sabtu (29/8/2020).

1 Tahun Nikah, Urusan Kamar Jennifer Jill-Ajun Terkuak, 3 Hari 3 Malam, Melaney: Kok Mau Kawinin?

Kepala Dinas yang akrab disapa Zaini ini berharap, selepas KBM normal, seiring dengan mulai meredanya Covid-19 di Pamekasan ini, RAPI Pamekasan bisa terus memberikan inovasi yang solutif kepada Dinas Pendidikan.

Tentu, kata dia, dalam bingkai mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama, di daerah pelosok yang memang masih belum bisa dijangkau teknologi.

Semetara itu, Ketua RAPI Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan, sebagai bagian dari masyarakat, pihaknya juga merasa ikut bertanggung jawab terhadap kemajuan pendidikan di Kabupaten Pamekasan.

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved