Breaking News:

Gereja Katolik Bantu Kebutuhan Santri Pondok Pesantren Blokagung Banyuwangi

bantuan terus mengalir dari berbagai pihak bagi klaster virus Corona atau Covid-19, Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Banyuwangi.

Surya/Haorrahman
Romo Fadjar, didampingi sejumlah suster biarawati dan Dewan Pastoral Paroki, datang langsung ke Pondok Pesantren Darussalam untuk mengantar bantuan. 

 TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Dukungan dan bantuan terus mengalir dari berbagai pihak bagi klaster virus Corona atau Covid-19, Pondok Pesantren Darussalam, Blokagung, Banyuwangi.

Salah satu dukungan datang dari Gereja Katolik Santo Paulus Jajag Banyuwangi yang turut memberikan sumbangan kepada pondok pesantren yang dihuni sekitar 6.000 santri yang hingga kini masih dikarantina.

Pastor Paroki Gereja Katolik Santo Paulus Jajag, Romo Fadjar Tedjo Soekarno, mengatakan, umat Katolik di Banyuwangi ikut prihatin atas situasi dan kondisi yang sedang menimpa para santri di Pondok Pesantren Darussalam Blokagung.

”Penanganan Covid-19 bukan menjadi tanggung jawab pemerintah saja. Sebagai satu bangsa yang beriman, mari kita panjatkan doa menurut keyakinan masing-masing agar pandemi Covid-19 ini segera berakhir, khususnya di Pesantren Darussalam,” ujarnya kepada TribunJatim.com.

Romo Fadjar, didampingi sejumlah suster biarawati dan Dewan Pastoral Paroki, datang langsung ke Pondok Pesantren Darussalam untuk mengantar bantuan.

Bantuan yang dibawa antara lain, berupa 50 kardus pembalut untuk 2.500 santri putri dan sejumlah kebutuhan pokok untuk operasional dapur umum.

Jadwal Pembukaan Liga 1 Derby Jawa Timur Persik Kediri vs Persela Lamongan

Ratapan Sedih Lucinta Luna Dituntut Hukuman 3 Tahun Penjara & Denda Rp 25 Juta, Abash Tertunduk Lesu

Ancaman Keras Meggy Wulandari ke Kiwil, soal Tuduhan Eksploitasi Anak: Hati-hati, Maaf Lahir Batin!

Fadjar juga perpesan agar tidak ada lagi pihak-pihak yang saling menyalahkan dalam upaya penanganan Covid-19 di Kluster Pondok Pesantren. Ia justru berharap muncul solusi-solusi yang tepat untuk mengatasi kondisi ini.

Selain bantuan berupa barang dan ragam kebutuhan, bantuan para sukarelawan juga terus mengalir. Setiap hari, lebih dari 200 sukarelawan bekerja di dapur umum di Lapangan Kaligesing, berjarak sekitar 1 km dari kompleks Pondok Pesantren Darussalam, Desa Karangdoro, Kecamatan Tegalsari.

Di lapangan tersebut, berdiri sedikitnya 14 tenda berukuran besar. Setiap tenda digunakan untuk setiap keperluan.

Tenda yang tersedia, antara lain, tenda kebutuhan logistik, dapur, penyiapan bahan makanan, pembuatan kotak makan, hingga tenda pengisian makanan.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas, mengatakan dalam penanganan covid cluster pondok pesantren pemkab siap berkolaborasi dengan berbagai pihak.

Anas berterima kasih atas dukungan yang diberikan semua pihak yang mendukung. Anas juga mengajak seluruh warga membantu penanganan covid di pondok pesantren.

“Mari kita semua gotong royong membantu penanganan di pondok pesantren. Kalau semua saling membantu, Insha Allah aktivitas di ponpes kembali normal, dan santri segera dinyatakan sembuh,” kata Abdullah Azwar Anas. (haorrahman/Tribunjatim.com)

Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved