Breaking News:

Kunjungi Gunung Bromo, Kemenparekraf: Dua Tahun ke Depan Pariwisata Indonesia Pulih

Kemenparekraf hadiri Kampanye gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman) di Lautan Pasir Bromo Tengger Semeru, Minggu (6/9/2020).

SURYA/Tony Hermawan
Kurleni Ukar Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) saat berkunjung ke Bromo, Minggu (6/9/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Kurleni Ukar, Deputi Bidang Kebijakan Strategis Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) memperkirakan, keadaan pariwisata Indonesia kembali normal dalam dua tahun ke depan.

Ungkapan ini ia sampaikan saat menghadiri Kampanye gerakan BISA (Bersih, Indah, Sehat, Aman) di Lautan Pasir Bromo Tengger Semeru, Minggu (6/9/2020).

"Jadi dari lembaga-lembaga internasional itu memprediksi pariwisata pulih dalam dua tahun ke depan. Memang tidak bisa pulih secepat itu, dua tahun ke depan artinya berarti 2023, kecuali vaksin sudah ada dan pandemi benar-benar sudah bisa diatasi," kata Kurleni, Minggu (6/9/2020).

Krisdayanti Ingin Fokus Urus Anaknya dengan Raul Lemos, soal Aurel Pilih Mundur: Jangan Melibatkan

Terkuak Permintaan Terakhir Adjie Massaid, Soal Reza Artamevia Bukan Angelina, Aaliyah: Ibu Gak Bisa

Oleh sebab itu, dirinya berpesan kepada warga sekitaran Tengger, Bromo untuk benar-benar menerapkan 3 protokol kesehatan.

Supaya para wisatawan bisa percaya bahwa tempat wisata telah aman dari penyebaran virus. 

"Kita kan memasuki adaptasi kebiasaan baru jadi kita harus siap pakai  masker, cuci tangan, dan jaga jarak. Karena hanya ini yang bisa mendongkrak rasa kepercayaan kembali para wisatawan," ucapnya.

Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka di Kota Blitar Dihentikan, Siswa SMA/SMK Kembali Belajar di Rumah

Perlu diketahui kampanye BISA ini telah serentak diadakan di 38 kabupaten tempat wisata di Indonesia.

Acara ini diharapkan bisa meningkatkan kebersihan di destinasi wisata, sebab penilaian kebersihan dan kesehatan di Indonesia masih rangking 102 dari 140 negara.

"Jadi selain aksi untuk membantu pelaku ekonomi pariwisata tapi semoga rangking yang jelek sekali ini semoga lebih baik  baik lagi sebelum ada Covid-19," ujarnya.

Sementara pelaksanaan hari kedua, gerakan BISA di Bromo, kembali melakukan aksi bersih-bersih.

Ahmad Dhani Semprot Sikap Anak Mulan Pada Putra Maia, Safeea Malah Balik Kesal: Lebih Mending Aku

Kemenparekraf dan masyarakat sekitar mengumpulkan sampah-sampah botol plastik, atau bungkus makanan yang berserekan di Lautan Pasir Bromo Tengger Semeru.

Kurleni pun berpesan menjaga higienis tempat wisata tidak berhenti saat gerakan BISA berlangsung. Melainkan bisa berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.

"Harapannya ini tidak hanya dilakukan saat ada acara dilaksanakan tetapi protokol kesehatan bisa benar-benar diterapkan kehidupan setiap hari, biar wisatawan yang lihat bisa merasa aman dan nyaman," pungkasnya. (SURYA/Tony Hermawan)

Editor: Pipin Tri Anjani

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved