Ada Pokja Pemekaran Desa Giripurno, Kades Mengaku Tak Tahu: Saya Tidak Dipamiti

Ada Pokja terkait Pemekaran Desa Giripurno. Namun Kepala Desa Giripurno, Suntoro mengaku tidak pernah membentuk Pokja, tak merasa dipamiti.

Penulis: Benni Indo | Editor: Hefty Suud
SURYA/BENNI INDO
Kepala Desa Giripurno, Suntoro. 

TRIBUNJATIM.COM, BATU – Rencana pembentukan desa baru di Kota Batu tidak hanya terjadi di Desa Tulungrejo.

Sejumlah warga Desa Giripurno juga tengah memperjuangkan terbentuknya desa baru, lepas dari Desa Giripurno.

Saat ini, ada Kelompok Kerja (Pokja) Pemekaran Desa Giripurno yang dibentuk pada 29 Agustus 2020.

Temuan KPU Jatim, Ada 1 Calon Kepala Daerah Terindikasi Covid-19, Tunggu Hasil Swab, Gagal Melaju?

Sejumlah Wilayah Indonesia Alami Fenomena Hari Tanpa Bayangan hingga Oktober 2020, Ini Penjelasannya

Dari dokumen berita acara pembentukan Pokja, tercantum nama Ketua Pokja yang dijabat Heri S, Wakil Ketua dijabat Suwandi dan Sekretaris dijabat Muhammad Tegen, sedangkan posisi Bendahara dijabat Supeno.

Tegen menerangkan, sejauh yang ia tahu, pembentukan Pokja sudah sesuai dengan peraturan.

Pokja juga telah berkirim surat ke Komisi A DPRD Batu. Akhir September ini, direncanakan dengar pendapat antara Pokja dengan Komisi A di Gedung DPRD Batu.

Sinopsis dan Trailer Film The Equalizer, Dibintangi Denzel Washington, Tayang di Platform Netflix

Pelatih Madura United Sebut Dua Pemain Asingnya Gabung Pekan Ini, Sisanya Pekan Depan

Kata Tegen, jumlah penduduk dan kartu keluarga yang berada di beberapa dusun telah mencukupi kuota untuk menjadi desa sendiri.

Pembentukan desa sendiri bertujuan untuk menciptakan pelayanan masyarakat yang lebih baik.

Di sisi lain, dirinya juga mempertanyakan kenapa Pemerintah Desa Giripurno tidak menyampaikan info kepada masyarakat terkait hasil audensi membahas pemekaran wilayah yang dilaksanakan di Hotel Kartika pada Agustus lalu.

Pada pembahasan itu, juga dibicarakan terkait pemekaran wilayah di Desa Giripurno. Menurut Tegen, seharusnya informasi hasil audensi tersebut disampaikan kepada publik, dalam hal ini masyarakat Desa Giripurno.

Sementara itu, Kepala Desa Giripurno, Suntoro mengaku tidak pernah membentuk Pokja pemekaran wilayah.

Ia juga tak menampik telah mengetahui adanya Pokja yang terbentuk tanpa sepengetahuannya.

“Saya belum pernah membentuk Pokja dalam rangka pemekaran wilayah. Ini kelompoknya dari mana saya kurang tahu, tapi saya dengar. Ada orang-orang tertentu membentuk Pokja, saya selaku kepala desa, belum pernah membikin atau membuat Pokja pemekaran di Giripurno,” tegasnya.

Menurut Suntoro, seharusnya Pokja yang dibentuk melalui beberapa tahapan, salah satunya berdialog dengan Pemerintah Desa Giripurno.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved