Breaking News:

Virus Corona di Madura

Satu Perawat RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan Meninggal Akibat Covid-19, 20 Perawat Ditracing

Rekan perawat RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan yang meninggal dunia karena terinfeksi virus Corona sedang dilakukan tracing (pelacakan).

Freepik
ILUSTRASI - Rekan perawat RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan yang meninggal dunia karena terinfeksi virus Corona sedang dilakukan tracing (pelacakan). 

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Sejumlah rekan kerja Nufia Anggraeni, perawat RSUD Dr H Slamet Martodirdjo, Kabupaten Pamekasan, Madura yang meninggal dunia karena terinfeksi virus Corona sedang dilakukan tracing (pelacakan), Senin (7/9/2020).

Selain rekan kerja Nufia, semua keluarganya hari ini juga sedang dilakukan pelacakan oleh Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Pamekasan.

Ketua Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan, dr Syaiful Hidayat mengatakan, semua perawat yang bekerja di RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan yang pernah kontak langsung dengan almarhum sedang dilakukan tracing.

BREAKING NEWS: Satu Perawat di RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan Meninggal Terinfeksi Covid-19

Waria Bangkalan Dibunuh, Kepada Pelaku Menjelang Ajal : Kamu Sudah Ku Anggap Adik

Selain perawat di RSUD setempat, semua keluarga almarhum yang pernah kontak langsung, kata dia juga akan dilakukan tracing.

Selepas tracing ini dilakukan, akan dilangsungkan proses pemeriksaaan kesehatan terhadap semua orang yang pernah kontak langsung dengan almarhum.

Tujuannya, untuk mempercepat memutus penularan Covid-19 yang dimungkinkan ditularkan dari almarhum.

"Nanti hasilnya akan kami beri tahu," kata Syaiful Hidayat kepada TribunMadura.com (grup TribunJatim.com).

822 Perawat di Jatim Terkonfirmasi Positif Covid-19, Terbaru Satu Perawat di Pamekasan Meninggal

Dokter yang akrab disapa Syaiful ini mentaksir ada sekitar 20 perawat yang dimungkinkan pernah kontak langsung dengan almarhum.

Hari ini, kata dia Tim Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 RSUD Dr H Slamet Martodirdjo Pamekasan sedang bekerja ekstra untuk melakukan pelacakan.

Nantinya, semua orang yang pernah kontak dengan almarhum ini akan disarankan untuk melakukan isolasi mandiri di rumahnya.

"Kami nanti juga akan melakukan rapid test kepada semua orang yang pernah kontak dengan almarhum. Apabila ada yang positif Covid-19 akan langsung kami isolasi," tutupnya.

Penulis: Kuswanto Ferdian

Editor: Pipin Tri Anjani

Kronologi Penemuan Mayat Waria Tewas di Salon Bangkalan, Saksinya Pelanggan Potong Rambut: Kosong

Dokter Tega Palsukan Rapid Test Demi Uang, Taktik Terkuak, Sulit Dibedakan, Perkeruh Kasus Corona

Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved