Breaking News:

Diskusi Kepala Daerah Milenial, Wali Kota Kediri Kenalkan Kampung Tangguh Tenun Bandar

Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengikuti Diskusi Kepala Daerah Millenial Jawa Timur yang berlangsung di Royal Residence Club House Surabaya.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Pipin Tri Anjani
Istimewa/TibunJatim.com
Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar sewaktu mengikuti diskusi Diskusi Kepala Daerah Millenial di Royal Residence Club House Surabaya, Senin (7/9/2020) malam 

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar mengikuti Diskusi Kepala Daerah Millenial Jawa Timur yang berlangsung di Royal Residence Club House Surabaya, Senin (7/9/2020) malam.

Diskusi bertema "Memperkuat Program Kampung Tangguh Semeru untuk Melawan Covid-19 dan Menangkal Potensi Radikalisme di Jawa Timur".

Diskusi dihadiri Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak dan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol M Fadil Imran serta 11 kepala daerah lainnya di Jatim.

Potret Nella Kharisma yang Dirias Pengantin Viral, Benar Dinikahi Dory Harsa? Manajer Buka Suara

Pada kesempatan itu Wali Kota Kediri mengatakan Kota Kediri memiliki kampung tenun Bandar yang sama halnya seperti kampung tangguh yang juga memiliki tujuan untuk membangkitkan perekonomian yang ada di kampung-kampung.

"Kami saat ini sedang memacu small medium enterprise untuk ada percepatan. Dengan adanya pandemi Covid-19 kita bisa lakukan percepatan dengan dunia digital. Alhamdulillah saat ini cukup baik," ujarnya.

Walikota juga meminta dukungan dari Provinsi Jawa Timur untuk menyambungkan semua.

"Kalau di Kediri ini mereka lebih ke bahan bakunya yang tidak ada. Tapi mereka bisa mengemas yang bagus. Lalu juga bisa menjual dengan baik. Karena di Kota Kediri ini telah menjadi hub bagi daerah sekitar," pungkasnya.

Rizky Billar Mendadak Ragu Nikahi Lesty Kejora, Ungkit Bukti Kegenitan, Soimah: Kembalikan ke Hati

Sementara Wakil Gubernur Emil Dardak mengatakan sudah banyak hal yang dilakukan kepala daerah untuk menangani Covid-19.

Bahkan banyak sumber daya yang dialihkan untuk penanganan Covid-19.

Emil Dardak juga menyampaikan bahwa berkurangnya kasus karena juga adanya Kampung Tangguh.

"Dengan persetujuan Pak Kapolda teman-teman Pramuka banyak bergerak juga mahasiswa-mahasiswa. Dan dukungan dari Polda. Sehingga semua ini ikut bergerak. Kami yakin semua yang dilakukan sudah komprehensif," terangnya.

Atta Halilintar Bandingkan Hubungannya ke Ashanty & Krisdayanti, Ungkap Permintaan ke Aurel: Semoga

Kapolda Jawa Timur Irjen Pol M Fadil Imran mengungkapkan pandemi covid-19 menuntut semua pihak untuk mencari inovasi yang sangat spesifik.

"Covid-19 ini membuat pikiran kita tidak diam. Bagi saya covid-19 ini melahirkan sebuah praktek dan strategi yang tepat," ujarnya.

Kapolda menerangkan, dengan strategi berbasis komunitas seperti kampung tangguh penanganan Covid-19 dan perilaku masyarakat cukup baik. Kampung tangguh ini kolaborasi antara bagaimana pemecahan masalah yang spesifik di era pandemi dan memberdayakan semua stakeholder. (SURYA/Didik Mashudi)

Editor: Pipin Tri Anjani

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved