Breaking News:

Satu Pelaku Rudapaksa Bergilir di Sampang Divonis 8 Tahun Penjara, Pelaku Lainnya Masih Berkeliaran

Satu di antara pelaku rudapaksa terhadap anak dibawah umur pada awal tahun 2020 lalu sudah divonis oleh Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Sampang.

TribunMadura.com/Hanggara Pratama
Pengadilan Negeri (PN) Sampang Jalan Jaksa Agung Suprapto Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Rabu (9/9/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, SAMPANG - Satu di antara pelaku rudapaksa terhadap anak dibawah umur pada awal tahun 2020 lalu sudah divonis oleh Pengadilan Negeri (PN) Kabupaten Sampang, Madura.

Pelaku tersebut merupakan Perdi bin Mata Jesin (20) warga Desanya Candi Burung, Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan, Madura.

Dalam kasusnya, Perdi bersama ke lima rekannya dengan cara bergiliran merudapaksa anak berusia (14) asal Kabupaten Sampang, pada 8 Januari 2020

Sehingga, pada 11 Januari 2020 keluarga korban melaporkan ke pihak kepolisian setempat dan Februari 2020 Perdi berhasil diamankan sedangkan, lima rekannya masih berkeliaran.

Viral PNS Wanita Minta Dana Pelunas Utang dan Cari Jodoh, Ngaku Perawan & Minta Mahar Sejumlah Umur

Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Sampang, Munarwi mengatakan, bahwa putusan hakim terhadap pelaku persetubuhan bernama Perdi sifatnya sudah inkrah atau mempunyai kekuatan hukum tetap setelah pihak keluarga korban tidak mengajukan keberatan.

Hasilnya, Perdi telah diputus kurungan selama delapan tahun penjara setelah pihaknya menuntutnya selama 11 tahun penjara.

Pengakuan Venna Melinda soal Pacar Verrell Bramasta, Harus Dekat, Sikap ke Febby dan Ranty Disorot

Tuntutan tersebut sebagaimana pasal dakwaannya pasal 81 ayat 1 dan 3 Undang-Undang nomor 17 tahun 2016, tentang penetapan peraturan perundang-undangan nomor 1 tahun 2017 junto pasal 76 d dan e, tentang perlindungan anak.

"Waktu itu pihak keluarga korban menerima dan didampingi penasehat hukum sendiri," ujarnya kepada TribunMadura.com (grup TribunJatim.com), Rabu (9/9/2020).

Ia menambahkan, saat dipersidangan korban menyebutkan malah ada sejumlah pelaku lain berjumlah lima orang.

Wajah 5 Artis Indonesia yang Berubah Drastis setelah Operasi Plastik, Pipi Tirus dan Dagu Lancip

"Kata korban waktu itu dikeroyok oleh enam orang, termasuk Perdi," pungkasnya.

Untuk diketahui, kasus yang menyisakan PR bagi Polres Sampang ini berawal dari saling kenal di Media Sosial Facebook dan berlanjut di via WhatsApp pribadi.

Kemudian, korban di ajak oleh Perdi untuk jalan-jalan hingga ke Kecamatan Proppo, Kabupaten Pamekasan dan disitulah pelaku beserta rekan-rekannya melakukan perbuatan kejinya.

Penulis: Hanggara Pratama

Editor: Pipin Tri Anjani

Penulis: Hanggara Syahputra
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved