Breaking News:

TAM Hadirkan New Yaris Untuk Gairahkan Pasar Otomotif Nasional

Judianto, Operation Manager Auto 2000 Jawa Timur, sebagai dealer resmi mobil Toyota, mengatakan, ada perubahan signifikan pada New Yaris dibandingkan

istimewa
Toyota seri New Yaris yang diluncurkan untuk menggairahkan pasar otomotif yang jeblok akibat pandemi covid 19. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Toyota Astra Motor (TAM) menghadirkan New Yaris dengan tampilan lebih sporty dan perubahan signifikan pada bagian eksterior maupun interior untuk menggairahkan pasar otomotif yang terdampak pandemi virus Corona atau Covid-19.

Judianto, Operation Manager Auto 2000 Jawa Timur, sebagai dealer resmi mobil Toyota, mengatakan, ada perubahan signifikan pada New Yaris dibandingkan dengan model sebelumnya.

"Ini terlihat pada new front grille, new bumper, new design headlamp, new design cover foglamp, variant 7 airbags TRD, rear parking camera, turning radius 5,1, garis bodi dan kap mesin baru," kata Judianto, usai penayangan perdana Toyota New Yaris secara streaming di kanal YouTube Toyota, Selasa (8/9/2020).

Diakui Judianto, kehadiran New Yaris ini diharapkan mampu memenuhi kebutuhan kaum milenial akan kendaraan yang sporty, gesit dengan teknologi terbaru di segmen Hatchback Medium.

“Selama 2 bulan terakhir ini kami mengalami penurunan penjualan di Yaris karena keterbatasan atau ketersediaan stok," ungkap Judianto kepada TribunJatim.com.

Polresta Malang Kota Gelar Operasi Tumpas Narkoba, 2 Pengunjung Karaoke Positif Narkoba

Nikita Mirzani Akui Pernah Berhubungan Intim di Tangga Darurat hingga Mobil, Gilang Dirga Ngakak

3 Anggota Polres Madiun Positif Covid-19, Kapolres Imbau Disiplin Protokol Kesehatan: Semua Berisiko

Karena untuk yang model Yaris sebelumnya sudah habis di nas atau periode run-out.

"Itu sebabnya, kami hadirkan Yaris model baru,” tambahnya kepada TribunJatim.com.

Selain itu, Yaris model baru diharapkan bisa memenuhi target penjualan all varian Yaris hingga akhir tahun.
Yaris model baru ditargetkan bisa terjual 60 unit perbulan hingga akhir 2020.

”Kami menargetkan dengan adanya Yaris model baru ini bisa menyentuh angka 60 unit perbulan. Atau sama dengan 30 persen lebih tinggi daripada model sebelumnya secara target," ungkap Judianto.

Selama pandemi virus Corona atau Covid-19, diakui Judianto, penjualan Yaris alami penurunan. Pada kuartal I/2020, sebelum Covid-19, penjualan Yaris Auto2000 sebesar 45 unit perbulan. Masuk kuartal kedua, turun di angka 37 unit perbulan.

Penurunan penjualan selama pandemi ini berdampak pada pada pasar Hatchback Medium di Jawa Timur pada semester I/2020. Judianto menyebut pasar Hatchback Medium hingga semester I mencapai 211 unit. Atau turun 38 persen dari periode yang sama tahun 2019 yakni 343 unit.

”Sementara market share Yaris di kelas Hatchback Medium di Jawa Timur, update per Jul 2020 masih berada di posisi 33,0 persen atau peringkat kedua setelah Honda Jazz,” paparnya.

Judianto menambahkan total penjualan Yaris Auto2000 sampai dengan bulan Agustus 2020 sebanyak 260 unit, dengan rincian Yaris Gat 11 unit, Yaris gmt 6 unit, Yaris sat trd 194 unit dan Yaris smt trd 49 unit.

"Yaris sat trd masih berkontribusi terbesar untuk penjualan Yaris yakni 75 persen,” tandas Judianto.(Sri Handi Lestari/Tribunjatim.com)

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved