Breaking News:

Pilkada Jawa Timur

Tiga Rekomendasi Turun, PKS Tuntas Usung 19 Pasangan Calon di Pilkada Jawa Timur 2020

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menuntaskan penyerahan rekomendasi untuk Pilkada Serentak di Jawa Timur.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menuntaskan penyerahan rekomendasi untuk Pilkada Serentak di Jawa Timur, 2020. 

Di hari yang sama, PKS turut mengantar pasangan ini mendaftar ke KPU.

Sedangkan untuk Pilkada Kabupaten Malang, PKS mengusung pasangan Lathifah Shohib-Didik Budi Muljono ( Ladub ). Penyerahan dilakukan pada Minggu (6/9/2020).

Dengan turunnya ketiga rekomendasi, maka PKS total telah menuntaskan pemberian 19 rekomendasi untuk Pilkada Jawa Timur.

BREAKING NEWS: Calon Wakil Bupati Sidoarjo Positif Covid-19, Bahkan Sejak Mendaftar ke KPU

PDI Perjuangan Surabaya Sebut Banyak Relawan Eri-Armuji Bermunculan Seusai Rekomendasi Diumumkan

Sebelumnya, 16 rekomendasi diberikan saat Rakornas PKS pada 29 Agustus 2020 lalu.

"Alhamdulillah PKS berpartisipasi penuh dalam gelaran 19 Pilkada 2020 di Jawa Timur. Kami berikhtiar menghasilkan pemimpin daerah yang sesuai dengan kehendak rakyat," ujar Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKS Jawa Timur, Irwan Setiawan.

Irwan Setiawan juga mengapresiasi kader PKS yang berikhtiar dalam pencalonan Pilkada Serentak.

Sekalipun, pada akhirnya PKS mengusung nama lain karena pertimbangan koalisi dan beberapa faktor.

"Kami sampaikan penghargaan yang tinggi kepada Pak Muhadi yang telah ikhtiar maksimal di Kabupaten Trenggalek, Bu Reni Astuti di Kota Surabaya, dan Pak Suci Mardiko di Kota Pasuruan. Capaian yang dihasilkan telah sangat luar biasa," ujarnya.

Guru Olahraga Gadungan di Ponorogo Bawa Kabur Ponsel Siswa, Pakai Modus Pembelajaran Tatap Muka

Awasi Pilkada Surabaya 2020, Partai Golkar Wanti-wanti: Bansos Jangan Dipakai Branding Calon!

Irwan melanjutkan, PKS akan all out untuk turut memenangkan paslon yang diusung.

PKS akan membentuk tim pemenangan hingga tingkat ranting di seluruh daerah yang akan melaksanakan Pilkada.

"Satu hal yang juga kami tekankan adalah pelaksanaan protokol kesehatan dan pencegahan Covid-19. Jangan sampai ada klaster baru gara-gara aktivitas Pilkada," pungkasnya.

Editor: Dwi Prastika

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved