Breaking News:

Warga Trenggalek Terdampak Bendungan Bagong Wadul ke Dewan, Harga Ganti Rugi Dianggap Kurang

Warga terdampak pembangunan Bendungan Bagong di Desa Sengon dan Sumurup, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, wadul ke dewan.

TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN
Proses hearing warga Desa Sengon dan Sumurup, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, yang terdampak pembangunan Bendungan Bagong dan Komisi I DPRD Trenggalek, Rabu (9/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Warga terdampak pembangunan Bendungan Bagong di Desa Sengon dan Sumurup, Kecamatan Bendungan, Kabupaten Trenggalek, wadul ke DPRD, Rabu (9/9/2020).

Mereka mengeluhkan hal yang sama seperti ketika menggelar aksi demo di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Trenggalek, yakni harga ganti rugi yang mereka anggap kurang.

Perwakilan warga menggelar hearing bersama anggota Komisi I DPRD Trenggalek.

Selain mengeluh, mereka juga meminta pendapat dari dewan soal keluhannya.

"Kedatangan kami ke dewan menyampaikan aspirasi warga terdampak. Ada 57 (bidang milik warga) minta kelayakan harga," kata Dwi Yulianto, salah satu warga yang ikut hearing ke Gedung Dewan.

Penilaian harga yang tak layak itu, sambung dia, merujuk pada selisih dengan penilaian harga lahan di Desa Nglinggis, Kecamatan Tugu.

Syah M Natanegara Telah Ajukan Pengunduran Diri ke DPRD Trenggalek, Zaenal Fanani Belum

Terjadi Lonjakan Jumlah Pasien Covid-19 di Tulungagung Selama 11 Hari, Warga Termakan Isu Konspirasi

Nglinggis merupakan salah satu desa yang warganya terdampak pembangunan Bendungan Tugu, proyek strategis nasional yang dibangun lebih dulu dibanding Bendungan Bagong.

"Padahal di Nglinggis (lahannya) tidak produktif. Di Dam Bagong, produktif tiga kali panen. Tapi mengapa harganya itu di bawah harga di Nglinggis," tutur dia.

Pria yang juga Kepala Desa Sengon itu menyebut, harga yang disosialisasikan tim appraisal untuk 57 lahan itu berkisar Rp 170 ribu hingga Rp 264 ribu.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved