Breaking News:

Polisi Tangkap 5 Pelaku Pelemparan Molotov, Satu di Antaranya di Bawah Umur, Motif Balas Dendam

Polres Trenggalek menangkap lima orang terduga pelaku pelemparan bom molotov di dua rumah warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Pogalan.

SURYA/Aflahul Abidin
Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring ketika menunjukkan empat dari lima tersangka pelemparan bom molotov, Sabtu (12/9/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Polres Trenggalek menangkap lima orang terduga pelaku pelemparan bom molotov di dua rumah warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Pogalan.

Empat tersangka adalah remaja Vio Candra (23), Faris Vebi Andry (28), Dohan Nur Hani (22), dan Rino Trisna Saputra (19).

Sementara satu tersangka lain adalah bocah dibawah umur berinisial GS (18).

Insiden Pengantin Wanita Nangis di Pojokan Gegara Riasannya, Suami Takut Viral, Pingsan: Guna-guna

Terekam CCTV, Pria di Kenjeran Surabaya Ajak Istri dan Anak Masih Balita Curi Motor Penjual Pentol

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring mengatakan, para tersangka berbagi tugas untuk melempar bom molotov di dua lokasi berbeda.

Rino, Faris, dan GS bersama-sama melempar molotov ke rumah korban Heri Sulistiawan di RT 24 RW 08.

"TKP kedua di rumah Musnan yang dilakukan Vio dan Dohan," ucap Doni, Sabtu (12/9/2020).

Rumah Musnan berada di RT 24 RW 09.

Di rumah Heri, bom molotov membakar tembok bagian depan rumahnya. Sementara di rumah Musnan, molotov membakar kaki seorang gadis 15 tahun.

Pendatang dan Warga Surabaya dari Luar Kota Wajib Swab Test, Ini Pertimbangan Pemkot

Kapolres bilang, pelemparan bom molotov berlatarbelakang balas dendam. Vio merupakan otak dari aksi tersebut.

"Dendam pribadi," sambung Doni.

Halaman
12
Penulis: Aflahul Abidin
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved