Breaking News:

Pilkada Tuban

Potensi Kerawanan Pilkada Tuban 2020 Diungkap, Bawaslu: Sudah Ada yang Ditindaklanjuti

Bawaslu Kabupaten Tuban membeber potensi kerawanan pada pelaksanaan Pilkada Tuban 2020. Ada yang sudah ditindaklanjuti.

TRIBUNJATIM.COM/M SUDARSONO
Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Tuban, M Arifin (kiri) bersama Komisioner KPU Kabupaten Tuban, Moh Nurokhib (kanan), Sabtu (12/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Bawaslu Kabupaten Tuban membeber potensi kerawanan pada pelaksanaan Pilkada Tuban 2020 yang akan diselenggarakan pada 9 Desember.

Beberapa potensi kerawanan diungkap, bahkan sudah ada yang ditindaklanjuti setelah memenuhi unsur-unsur.

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Tuban, M Arifin mengatakan, netralitas aparatur sipil negara ( ASN ) masuk dalam atensi kerawanan.

Selama tiga bulan terakhir, sudah ada temuan yang langsung disampaikan ke komite ASN, lalu diteruskan ke gubernur Jatim, mengingat posisi yang bersangkutan ini pegawai pemprov.

"ASN masuk atensi kerawanan, sudah kita tindak lanjuti temuan ini. Kemungkinan akan terjadi lagi di tahapan selanjutnya," ujar M Arifin di Kantor Bawaslu, Sabtu (12/9/2020).

Kepala Dinas PUPR Tuban Sebut Pengurukan Sungai Proyek JLS Hanya untuk Mobilisasi Alat Berat

3 Pasangan Cabup-cawabup pada Pilkada Tuban 2020 Telah Jalani Tes Swab Covid-19, KPU Ungkap Hasilnya

Lebih lanjut dia menjelaskan, selain ASN, keberadaan kades, sekdes, dan perangkat desa juga masuk potensi peta rawan.

Sebab, mereka langsung menyentuh akar rumput, yang bisa saja terjadi gesekan antarsesama pendukung cabup-cawabup.

Kemudian, money politic yang masih luar biasa mengakar di masyarakat juga tentu menjadi perhatian semua pihak, khususnya Bawaslu.

"Saya kira ini perlu untuk menjadi perhatian bersama, meski pemilihan masih beberapa bulan," pungkasnya.

Jasa Raharja Pastikan Santunan Korban Mobil vs Truk di Tuban, Ahli Waris Terima Rp 300 Juta

Kelana Aprilianto Bakal Gelontorkan Dana Rp 1 M untuk Tiap Desa Jika Terpilih Jadi Bupati Sidoarjo

Sekadar diketahui, terdapat tiga pasangan calon bupati dan wakil bupati yang akan bertarung di Pilkada Tuban 2020.

Di antaranya, Aditya Halindra Faridzki-Riyadi sebagai cabup-cawabup pada Pilkada Tuban yang diusung Golkar, Demokrat, dan PKS, dengan perolehan total 15 kursi.

Khozanah Hidayati-Muhammad Anwar diusung PKB dengan perolehan 16 kursi, lalu Nasdem dengan dua kursi merapat sebagai partai pendukung.

Setiajit-Armaya Mangkunegara ( Setianegara) diusung PDI Perjuangan, Gerindra, PAN, PPP, dan PBB dengan total 16 kursi parlemen.

Editor: Dwi Prastika

Pilkada Tuban 2020, PKB Ungkap Alasan Gaet De Anwar Jadi Cawabup, Bisa Boyong Suara Demokrat

Satu Bakal Calon Pilkada Trenggalek Positif Covid-19, Mas Ipin Pastikan Dirinya dan Pasangan Negatif

Penulis: M Sudarsono
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved