Breaking News:

Puluhan Diplomat Senior Serap Strategi Pengembangan Pariwisata Banyuwangi

Terinspirasi pesatnya perkembangan pariwisata Banyuwangi, diplomat senior di Kemenlu menyerap best practise upaya pengembangan pariwisata Banyuwangi.

TRIBUNJATIM.COM/HAORRAHMAN
Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas ikuti Diklat Fungsional Sekolah Staf dan Pimpinan Kementerian Luar Negeri (Sesparlu) angkatan ke-65 yang digelar pada Kamis (10/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Haorrahman

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Terinspirasi pesatnya perkembangan pariwisata Banyuwangi, puluhan diplomat senior di Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI menyerap best practise upaya pengembangan pariwisata Banyuwangi.

“Bagi kami, Banyuwangi adalah salah satu daerah di Indonesia yang begitu pesat perkembangannya. Banyak hal positif yang bisa kami pelajari, salah satunya di sektor pariwisata. Alasan inilah yang menginspirasi kami untuk mengajak para diplomat senior mendengar langsung praktik baik dari bupati Banyuwangi,” kata Direktur Sekolah Staf dan Pimpinan Kementerian Luar Negeri (Sesparlu), June Kuncoro Hadiningrat, Jumat (11/9/2020).

Hal itu diungkapkan June dalam seminar online yang diikuti para peserta Diklat Fungsional Sekolah Staf dan Pimpinan Kementerian Luar Negeri (Sesparlu) angkatan ke-65 yang digelar pada Kamis (10/9/2020).

Peserta diplomat yang ikut merupakan pejabat-pejabat terbaik yang telah bekerja di Kemenlu selama kurang lebih 15 tahun. 

Menurut June, para dipomat ini perlu mendapat "ilmu" tentang pemasaran daerah dari bupati Banyuwangi.

Masa Karantina Santri Berakhir, Seluruh Relawan Klaster Pondok Pesantren Banyuwangi Wajib Rapid Test

Ilmu ini sebagai bekal bagi diplomat untuk bagaimana memasarkan Indonesia ke negara tempatnya bertugas kelak.

“Kami berharap, inspirasi dari Banyuwangi bisa menambah pengetahuan dan melengkapi pemahanan mereka untuk melakukan promosi, mendorong kerja sama negara, dan pengembangan SDM untuk kepentingan Indonesia,” kata June.  

Para peserta diklat ini adalah mereka yang pernah bertugas di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) maupun Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) minimal pada tiga negara yang berbeda.

Bupati Banyuwangi, Abdullah Azwar Anas mengaku memanfaatkan forum ini untuk mempromosikan Banyuwangi kepada diplomat yang bertugas ke luar negeri.

Program BOSS, Pengolahan Sampah Jadi Energi Alternatif di Desa dan Destinasi Wisata Banyuwangi

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved