Breaking News:

Pilkada Kota surabaya

Bapaslon di Surabaya Jalani Karantina Akibat Covid-19, Sejumlah Tahapan Menyesuaikan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya akhirnya mengubah sejumlah tahapan pencalonan terhadap salah satu bakal pasangan calon (bapaslon).

TRIBUNJATIM.COM/BOBBY CONSTANTINE KOLOWAY
Komisioner KPU Surabaya saat menyeleksi Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) se-Surabaya beberapa waktu lalu. 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya akhirnya mengubah sejumlah tahapan pencalonan terhadap salah satu bakal pasangan calon (bapaslon).

Mengingat, salah satu bacalon yang harus menjalani karantina akibat positif Covid-19.

Keputusan ini didapat setelah KPU Surabaya dan KPU Sidoarjo menggelar rapat dengan virtual bersama RSUD Dr Soetomo dan Himpunan Psikologi Indonesia (Himpsi). Selain di Surabaya, di Sidoarjo memang ada satu bacalon yang juga dinyatakan positif.

"Setelah kami menggelar rapat, kami putuskan bahwa bapaslon tersebut akan kembali mengikuti uji swab pada 17 September 2020 mendatang," kata Komisioner KPU Surabaya, Soeprayitno ketika dikonfirmasi di Surabaya, Senin (14/9/2020).

Sehingga, sejumlah tahapan pencalonan lainnya pun akan mengikuti. Ada tujuh tahapan pencalonan yang kemudian ikut mundur pada proses tersebut.

Dinsos Kroscek Dugaan Penyunatan Bantuan PKH di Duduksampeyan Gresik

BREAKING NEWS - Bupati Sidoarjo Nonaktif Saiful Ilah Dituntut 4 Tahun Penjara, Denda Rp 200 Juta

Kebakaran RSUD dr Soetomo Surabaya, Dr Joni Pastikan Bukan Gedung Ruang Rawat Pasien

Di antaranya, pemeriksaan kesehatan jasmani dan psikologi yang akan dilakukan 17-19 September. "Apabila dinyatakan negatif bisa langsung mengikuti pemeriksaan," katanya kepada TribunJatim.com.

"Namun apabila hasilnya belum sesuai harapan maka akan diperpanjang masa karantinanya selama tiga hari. Sehingga,pemeriksaan kesehatan bisa dilaksanakan 21-22 September," katanya kepada TribunJatim.com.

Selain pemeriksaan kesehatan, hal ini juga mempengaruhi verifikasi administrasi. Yang mana, verifikasi administrasi dilakukan pada 17-20 September.

Sebelumnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur memastikan tahapan pilkada berjalan sesuai jadwal. Sedangkan bagi sejumlah bakal calon masih menjalani karantina akibat positif Covid-19 akan mengalami penyesuaian.

Komisioner KPU Jatim, Insan Qoriawan menyebut akan ada penyesuaian jadwal terhadap pasangan yang positif Covid-19. "Prinsipnya, tak mengganggu tahapan secara umum," kata Insan Qoriawan ketika dikonfirmasi di Surabaya, Jumat (11/9/2020).

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved