Breaking News:

Perkembangan Kasus Fetish Kain Jarik, Jaksa Tambahkan Pasal Asusila

Kejari Tanjung Perak Surabaya tambah pasal baru dalam berkas kasus fetish kain jarik. Pasal tersebut yakni Pasal 82 ayat 1 juncto pasal 76

SURYA/FEBRIANTO RAMADANI
Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Johnny Eddizon Isir, Kabid Humas Polda Jatim, Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Sudamiran, saat press rilis bersama Gilang tersangka Fetish Kain Jarik, Sabtu siang (8/8/2020) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kejari Tanjung Perak Surabaya tambah pasal baru dalam berkas kasus fetish kain jarik. Pasal tersebut yakni Pasal 82 ayat 1 juncto pasal 76 huruf E UU No. 19 tahun 2016 dan pasal 289 KUHP. 

Hal ini setelah jaksa meneliti berkas atas nama tersangka Gilang Aprilian Nugraha tersebut yang telah dilimpahkan penyidik Polrestabes Surabaya

"Itu sebelumnya ada yang kurang. Sehingga P-19. Tapi saat ini sudah dilengkapi kekurangannya," kata Kasubsi Pra Penuntutan I Gede Willy Pramana saat dikonfirmasi, Selasa, (15/9/2020). 

Jaksa Willy meyakini bahwa perbuatan Gilang sudah memenuhi unsur tindak pidana pencabulan. 

Meskipun perbuatannya dilakukan tanpa adanya tatap muka. Terpenuhinya unsur perbuatan cabul ini berdasarkan keterangan saksi-saksi korban.

Alyssa Daguise Disentil Tak Tahu Sendok, Maia Estianty Spontan Bela Calon Mantunya, Balas Singkat

Bocor Isyarat Rizki DA Tetap Bertahan dengan Nadya, Tekad Demi Keluarga, Pindah Rumah? ‘Insyaallah’

Intip Wisata Alam Taman Goa Biru di Trenggalek, Suguhkan Panorama Biru Langit dan Hijau Hutan

"Kalau korban sudah mengakui dicabuli ditambah dengan dengan keterangan korban lain yang sama, itu sudah saling menguatkan adanya tindak pidana pencabulan," katanya. 

Menurut dia, ada empat korban dalam berkas perkara Gilang yang dikirim penyidik ke jaksa. Keempatnya sama-sama mengakui telah dicabuli tersangka. 

Keterangannya juga saling menguatkan satu dengan yang lainnya. Ditambah lagi dengan keterangan tersangka.

Kini jaksa akan segera menyatakan sempurna terhadap berkas perkara tersebut. Menurut dia, berkas perkara tersebut kini sudah dilimpahkan ke jaksa.

"Pasti nanti akan segera kami P-21. Penyidik sudah bisa memenuhi kekurangannya," katanya.

Sementara itu, Pasal 45 ayat 4 jo Pasal 45 b Undang-undang RI Nomor 19 tahun 2016 tentang informasi dan transaksi elektronik (UU ITE) tetap disangkakan kepada Gilang. Yakni, tentang perbuatan tidak menyenangkan. Selain itu, Pasal 335 ayat 1 KUHP karena terdapat unsur ancaman yang dilakukan tersangka ketika beraksi. 

"Pasalnya berlapis. Selain UU ITE juga pasal tentang pencabulan," ucapnya. 

Gilang sebelumnya dilaporkan para korbannya ke Mapolrestabes Surabaya. Kasus ini sempat viral setelah korbannya menceritakan pengalamannya di Twitter ketika dicabuli pria 22 tahun tersebut. Pencabulan yang dilakukan dengan modus fetish kain jarik.

Mantan mahasiswa Unair ini sebelumnya terindikasi memiliki kelainan seksual. Dia tertarik secara seksual kepada pria yang dibungkus jarik. Tersangka diduga hanya terangsang secara seksual dengan orang yang dibungkus kain.

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved