Breaking News:

Pilkada Lamongan 2020

Peta Politik Pilkada Lamongan Bakal Berubah, Kondisii Tak Sehat, M Suudin Gagal Jadi Cawabup

Hasil pemeriksaan kesehatan pasangan bakal calon Bupati dan bakal calon wakil Bupati mengharuskan peta politik di Lamongan semakin seru.

TRIBUNJATIM.COM/HANIF MANSHURI
Komisioner KPU di hadapan tim masing - masing Bapaslon usai plena hasil tes kesehatan Senin (14/9/2020) malam 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Hasil pemeriksaan kesehatan pasangan bakal calon Bupati dan bakal calon wakil Bupati mengharuskan peta politik di Lamongan semakin seru.

Ada kemungkinan hanya akan Bapaslon Yuhronur Efendi - KH Abdul Rouf (Yes Bro) bertarung melawan Bapaslon Kartika Hidayati - Saim (Karsa) di Pilkada Lamongan.

Pasalnya, menurut penjelasan Ketua KPU, Mahrus Ali, salah Cawabup Muhammad Suudin yang digandeng Cabup Suhandoyo dinyatakan tak memenuhi syarat.

Hasil Tes Kesehatan Bapaslon di Lamongan Dinyatakan Gugur, Yes Bro Vs Karsa?

1.054 Calon ASN Jalani Tes SKB CPNS 2019 di Lamongan dengan SOP Protokol Kesehatan

Tak Ada Anggaran, Dinas Kominfo Lamongan Mulai 1 Oktober Berhentikan 80 Titik Free WiFi

Kepastian itu, oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan, usai pleno verifikasi penelitian keabsahan dokumen persyaratan. Senin (14/9/2020) malam.

Mahrus Ali mengatakan, Bacawabup, Muhammad Suudin dari jalur perseorangan hasil tes kesehatannya tak memenuhi syarat untuk melanjutkan pencalonannya sebagai calon wakil bupati Lamongan.

Itu tes kesehatan dari RSU dr Soetomo Surabaya untuk yang bersangkutan dengan mengacu pada UU nomor 10 tahun 2016 pasal 7f, PKPU 18 Tahun 2019 pasal 46.

"Hasil tes kesehatan salah satu Bacawabup (Muhammad Suudin, red) tidak memenuhi syarat, "kata Mahrus di Kantor KPU, Jalan Basuki Rahmat nomor 207 tadi malam.

Hanya saja Mahrus tidak mengurai sejauh mana hasil tes kesehatan untuk Muhammad Suudin sampai menghalangi sang Cawabup tidak bisa melanjutkan tahapan berikutnya.

Namun, kata Mahrus Bapaslon atau Cawabup dapat diganti sesuai PKPU 1 tahun 2020, pasal 78,79,80 dan 81 dan Undang-undang 10 Tahun 2016 Pasal 7 huruf f.

Ditanya batas akhir penganti, KPU memberi waktu mulai tanggal Senin (14/9/2020) hingga Rabu (16/9/2020) atau selama tiga hari.

Karena pada tahapan jelas, maksimal pada Selasa (22/9/2020) nama yang menggantikan harus memenuhi syarat.

Jika memenuhi syarat maka agar Rabu (23/9/2020) bisa ditetapkan menjadi pasangan calon dan selanjutnya, Kamis (24/9/2020) pengundian nomor urut.

Mendapati hasil tes kesehatan, juru bicara Bapaslon Suhandoyo - Muhammad Suudin, Sugiono mengatakan, pihaknya segera memusyawarahkan apa yang disampaikan KPU. "Iya, hasil tersebut akan kami diskusikan dulu bersama tim, " katanya.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Sudarma Adi
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved