Breaking News:

Pilkada Banyuwangi

Bertemu Pendidik NU, Bacabup Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Disambut 'Yaa Lal Wathan'

Kedatangan Bakal Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, saat bertemu dengan para pengajar dari lingkungan Nahdlatul Ulama Rogojampi

Surya/Haorrahman
Bacabup Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, saat bertemu dengan para pengajar dari lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) di Rogojampi, Rabu (16/9), 

 TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Kedatangan Bakal Calon Bupati (Bacabup) Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, saat bertemu dengan para pengajar dari lingkungan Nahdlatul Ulama (NU) di Rogojampi, Rabu (16/9), disambut dengan lagu “Yaa Lal Wathan”.

Lagu ciptaan ulama pendiri NU, KH Wahab Hasbullah, pada 1934 itu berkumandang saat Ipuk tiba. Di tempat ini, Ipuk bertemu para pendidik dari Yayasan Ahlussunnah Wal Jamaah di bawah pimpinan Nanang Nur Ahmadi itu.

"Selama ini Bu Ipuk selalu konsen pada dunia pendidikan. Beliau telah lama membina serta memfasilitasi anak-anak muda dan pelajar," kata Nanang kepada TribunJatim.com.

Selain itu, menurut Nanang, selama beberapa tahun terakhir, pendidikan selalu menjadi program wajib Pemkab Banyuwangi. Banyak inovasi dilakukan, seperti pemberian beasiswa melalui Beasiswa Banyuwangi Cerdas, pengiriman guru yang mendapat beasiswa ke pelosok-pelosok desa melalui Banyuwangi Mengajar, Siswa Asuh Sebaya (SAS) yang merupakan program menumbuhkan solidaritas sejak dini, pemberian uang saku bagi siswa miskin, dan banyak lainnya.

"Bahkan ketika banyak daerah lainnya banyak gaji guru honorer berkisar Rp 300.000 sampai Rp 600.000, ternyata di Banyuwangi sudah Rp 1 juta," kata Nanang.

Kepergok Curi Motor, 2 Residivis Asal Kota Malang Ini Berontak, Terima Hadiah Timah Panas Polisi

Kekeyi Nangis Kejer Turuni Tangga Lipat, Teriak sampai Digendong, Nikita Mirzani: Kayak Anak Kecil

Sumur Misterius di Bondowoso, Istri Abdul Bermimpi Didatangi Pria Mmisterius

Sejak 2017 gaji Guru Tidak Tetap (GTT) naik dari Rp 300.000 per bulan menjadi Rp 1 juta.

"Banyak program-program pendidikan yang telah dilakukan di era Bupati Anas, dan itu bisa berkesinambungan oleh Bu Ipuk," kata Nanang.

Nanang mengatakan, Ipuk selama ini banyak aktif terlibat di dunia pendidikan. Ipuk merupakan Ketua Yayasan Kesejahteraan dan Pendidikan Tuna Indra (YKPTI) yang intens terlibat dalam pemberdayaan para penyandang disabilitas di Banyuwangi.

Ipuk juga aktif mengawal program sekolah inklusi agar para penyandang disabilitas mendapat kemudahan akses dan kesetaraan pendidikan, di antaranya menginisiasi sekolah inklusi.

Di mana Banyuwangi saat ini memiliki lebih dari 220 sekolah inklusi dengan ratusan guru pendamping khusus.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved