Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Hakim PN Surabaya dan Istri Meninggal Dipastikan Bukan Karena Covid-19, 'Sudah Lama Sakit'

Humas PN Surabaya Masrtin Ginting pastikan Hakim Moch Arifin dan istri meninggal bukan karena terpapar Covid-19. Beber fakta: sudah lama sakit.

TRIBUNJATIM.COM/SAMSUL ARIFIN
Humas PN Surabaya, Martin Ginting. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Syamsul Arifin 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Humas Pengadilan Negeri (PN) Surabaya Martin Ginting memberi klarifikasi terkait meninggalnya Hakim Moch Arifin dan istri.   

Sebelumnya beredar kabar, sang hakim dan istri meninggal terpapar virus Corona ( Covid-19 ).

“Istri dari Almarhum ini bukan karena Covid-19. Melainkan sakit yang sudah lama dideritanya di bagian perut,” ujarnya, Kamis, (17/9/2020). 

Harga Tiket Masuk Sentono Gentong, Tempat Wisata di Pacitan, Bisa Lihat Pesona Teluk dari Ketinggian

VIRAL Ibu Guru Digrebek Baju Dilucuti Geng Emak-emak, Gegara bareng Suami Orang, Kepsek Turun Tangan

Hal ini dikatakannya karena keluarga memprotes adanya pemberitaan terkait istri Almarhum Hakim Arifin yang meninggal diduga Covid-19

Diberitakan Tribun Jatim sebelumnya, Pengadilan Negeri (PN) Surabaya kembali diselimuti duka.

Satu lagi seorang hakim bernama Moch Arifin meninggal dunia diduga terpapar Covid-19

Almarhum menghembuskan nafas terakhirnya pada usia 56 tahun di Semarang Selasa (15/9/2020) dini hari tepatnya pada pukul 00.15 WIB. 

"Almarhum meninggal dunia di Semarang. Jadi bukan di Surabaya. Almarhum baru bertugas tiga bulan lalu," katanya. 

Penulis: Syamsul Arifin

Editor: Heftys Suud

Penulis: Samsul Arifin
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved