Breaking News:

Lapor ke Polda Jatim, Korban Penganiayaan di Tulungagung yang Diduga Dilakukan Polisi Alami Trauma

Korban penganiayaan yang diduga dilakukan polisi mengalami trauma. Sebab dengan tiba-tiba dirinya digebuki saat tidur di warung kopi Tulungagung.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Dua korban dugaan penganiayaan polisi mengadu ke Polda Jatim, 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Korban penganiayaan yang diduga dilakukan polisi mengalami trauma.

DD (18) mengaku masih ketakutan jika mengingat kejadian yang menimpanya pada Jumat (11/9/2020) malam lalu.

Sebab dengan tiba-tiba dirinya digebuki saat tidur di warung kopi Desa Suruhan Lor, Kecamatan Bandung, Tulungagung.

"Tiba-tiba datang polisi berseragam memukuli dengan rotan saat masih tidur," kenang DD, Rabu (16/9/2020).

DD sempat lari untuk menyelamatkan diri, namun terus dikejar.

Polisi yang memukulinya juga melontarkan kata-kata yang merendahkan.

Hingga kini DD mengaku masih merasa takut jika bertemu dengan polisi.

Merayakan Galungan, Umat Hindu Tulungagung Mendoakan Indonesia Terbebas dari Virus Corona

Disperumkim Tulungagung Mematok Ribuan Meter Tanah Bekas Sungai Ngrowo yang Kini Dimanfaatkan Warga

"Dia menyebut preman kepada saya," katanya.

Korban lainnya, AG (34) mengaku turut mendapat pukulan rotan di punggung.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved