Merinding Suara Aneh Perempuan Tertawa Iringi Pemakaman Protokol Covid-19 di Mojokerto

Dunia jagat maya digegerkan dengan kejadian aneh yang mengiringi pemakaman protokol Covid-19 saat malammalam di area makam Kabupaten Mojokerto

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Yoni Iskandar
istimewa
Tangkapan layar Handphone prosesi pemakaman prtokol Covid-19 yang muncul suara aneh wanita tertawa saat prosesi pemakaman dilakukan malam-malam di Kabupaten Mojokerto. 

 TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Dunia jagat maya digegerkan dengan kejadian aneh yang mengiringi pemakaman protokol Covid-19 yang dilakukan malam-malam di area makam Kabupaten Mojokerto.

Keanehan selama prosesi pemakaman protokol Covid-19 itu terdengar suara wanita tertawa yang terekam video dan sudah beredar di media sosial sejak kemarin, Kamis (17/9/2020).

Dalam tayangan video itu seketika membuat bulu kuduk merinding lantaran terdengar suara aneh wanita tertawa saat prosesi pemakaman.

Suara aneh perempuan yang tidak diketahui wujud-nya itu dua kali terdengar begitu jelas dalam rekaman video.

Rekaman video berdurasi satu menit ini memperlihatkan proses pemakaman protokol Covid-19 yang dilaksanakan oleh petugas pemakaman yaitu sekitar 10 orang.

Petugas mengenakan baju Hazmat dan Alat Pelindung Diri (APD) lengkap terlihat dibawah sorotan lampu penerangan yang berada persis di atas liang kubur.

Tiba-tiba dalam rekaman video menit 0,6 dan 0.16 itu terdengar suara wanita misterius yang tertawa lirih bersamaan saat petugas mengangkat peti jenazah menuju tatanan kayu di atas liang lahat.

Daftar Harga Mobil Bekas yang Dilelang di Balai Lelang, Toyoto Avanza Keluaran 2018 Rp Rp 92 Jutaan

Jadwal Bola Akhir Pekan - Roma Vs Juventus di RCTI, Liverpool Kontra Arsenal dan Laga Perdana Barca

Nasib Pilu 2 ABG Disetubuhi Begiliran oleh 7 Remaja Seusai Beli Makanan Kucing, Pelaku Kondisi Mabuk

Suara wanita tertawa selama prosesi pemakaman itu merupakan kejadian yang tidak lazim. Sebab, saat itu di lokasi hanya ada satu petugas wanita yang tidak mungkin tertawa ketika menjalankan tugasnya. Ada anggota keluarga yang mengikuti prosesi pemakaman dari kejauhan.

Mayoritas adalah laki-laki yang terlibat prosesi pemakaman dan lokasi makam umum itu jaraknya jauh dari pemukiman masyarakat setempat kurang lebih sekitar 100 meter. Sedangkan, jarak lokasi liang lahat dari pintu masuk pemakaman sekitar 50 meter.

Peti jenazah berada di atas liang kubur dan dilakukan salat jenazah di lokasi pemakaman.

Saat itu, Tim pemakaman Covid-19 tetap melaksanakan tugasnya sampai prosesi pemakaman selesai. Mereka baru mengetahui ketika memperoleh video dari warga yang merekam-nya di dalam area makam.

Didik Sudarsono, Kasi Penanggulangan Bencana, Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto sekaligus Tim Pemakaman Covid-19, mengatakan prosesi pemakaman protokol Covid-19 dilaksanakan dalam area makam umum di Kabupaten Mojokerto beberapa hari yang lalu pada Minggu (13/9) sekitar pukul 18.30 WIB.

Pemakaman itu dilakukan malam-malam bersama 10 relawan pemakaman dan juga dihadiri oleh perwakilan pihak keluarga yang bersangkutan.

"Dalam pelaksanaan pemakaman tidak ada suara itu kita tidak mendengar dan lokasi pemakaman berada jauh dari pemukiman," ujar Didik kepada TribunJatim.com, Sabtu (26/9/2020).

Menurut didik, pihaknya menyadari ada keanehan saat pemakaman usai melihat video yang dikirim melalui Whatsaap pada 17 September 2020 sekira pukul 14.00 WIB. Video itu yang merekam bukan petugas Tim pemakaman Covid-19 melainkan anggota keluarga dari yang bersangkutan.

"Saya sendiri juga baru tahu saat pemakaman itu ada suara perempuan tertawa dari video kiriman dan memang tim kita ada satu wanita namun tidak mungkin tertawa saat proses pemakaman yang itu sakral," ungkapnya kepada TribunJatim.com.

Didik menuturkan pemakaman melibatkan tujuh petugas pemakaman Covid-19 dari relawan PMI yaitu tujuh orang termasuk satu perempuan, tim Puskesmas 3 orang dan satu pihak keluarga. Ia juga terlibat sebagai tim pemakaman yang mengenakan baju Hazmat dan APD lengkap. Bahkan, aba-aba ketika mengangkat peti jenazah itu berasal dari suaranya.

"Tidak ada wanita lain kecuali petugas pemakaman yang merekam itu adalah warga di sana sedangkan pihak keluarga tidak ada yang mendekat semuanya menjauh. Prosesi pemakaman usai Maghrib lokasinya di Kabupaten Mojokerto," terangnya.

Menurut dia, pihaknya tetap beranggapan positif dalam menyikapi adanya kejadian ini lantaran rekaman dalam video itu merupakan produk teknologi bisa saja dubbing atau lainnya.

"Memang ada yang keganjilan karena suara tertawa wanita ini tidak terlalu keras begitu," tandasnya. (Mohammad Romadoni/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved