Breaking News:

RKB Pemilu Batu Masuk dalam APBD 2021

Eksekutif dan legislatif pastikan Rencana Kebutuhan Biaya (RKB) untuk pelaksanaan Pemilu Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu tahun 2022 masuk dalam APB

Penulis: Benni Indo | Editor: Yoni Iskandar
Benni Indo/Surya
Kegiatan dengar pendapat antara DPRD Batu dengan KPU dan Bawaslu Batu membahas terkait anggaran beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATIM.COM, BATU – Eksekutif dan legislatif pastikan Rencana Kebutuhan Biaya (RKB) untuk pelaksanaan Pemilu Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu tahun 2022 masuk dalam APBD 2021.

Namun RKB untuk rencana Pemilu 2022 yang disusun oleh KPU Kota Batu tidak diakomodir seluruhnya. Anggota Komisi A DPRD Kota Batu, Ludi Tanarto menjelaskan, memasukkan RKB Pemilu 2022 dalam pembahasan KUA PPAS APBD 2021 saat ini sedang berjalan.

"Kemarin pasca audiensi telah disampaikan bahwa ada kemungkinan, apakah nanti pada Februari 2022 atau sesuai masa jabatan yang berakhir Desember 2022," ujar Ludi.

Untuk antisipasi Pilkada berlangsung pada 2022, proses penganggaran harus jalan sebelum tahun pelaksanaan Pemilu. Ada tahapan-tahapan yang dilalui dan butuh anggaran sebelum Pemilu. Sehingga pada 2021 anggaran harus ada.

"Saat audiensi dengan Wali Kota dan Kesbangpol sudah disampaikan. Intinya akan menganggarkan pada 2021, namun tidak sepenuhnya atau hanya sebagian saja," imbuh Ketua Fraksi PKS Kota Batu ini, Minggu (27/9/2020).

Hasil Lengkap Liga Spanyol - Debut Cemerlang Luis Suarez dan Rekor Fantastis Bintang Muda Barcelona

Anak Gadisnya Bingung Kenapa Suami Beda Terus?, Nikita Mirzani: Saat Pacaran Gak Tinggal Bareng

Ponsel Sule Bunyi saat Syuting, Iis Dahlia Langsung Sebut Cewek, Entis Sutisna: Produser

Sedangkan kekurangan anggaran bakal dimasukkan dalam APBD 2022. Anggaran yang tidak sepenuhnya itu dilakukan karena dua hal, yakni kondisi anggaran yang tidak memungkinkan dan belum ada kepastian surat resmi atau UU Pilkada dari pusat.

Ketua DPD Golkar Kota Batu, Didik Machmud menambahkan kalau sesuai jadwal, masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu akan berakhir dua tahun lagi atau 2022. Meski begitu, pihaknya bersama eksekutif sepakat untuk tetap memasukkan anggaran Pemilu tapi tidak penuh.

"Konsep dari eksekutif, keuangan dimasukkan sebesar Rp 9,5 miliar untuk Pemilu. Baik bagi KPU Kota Batu dan Bawaslu. Sedangkan untuk total RKB yang disusun KPU Kota Batu saja sebesar Rp 30,5 miliar," paparnya kepada TribunJatim.com.

Dengan kondisi tersebut, pihaknya akan sesegera mungkin memanggil KPU sembari menunggu surat resmi dari Pusat apakah Pemilu akan digelar tahun 2022 atau 2024. Meski begitu, pihaknya sepakat akan memberi anggaran sementara sembari menunggu kepastian.

Sementara itu Kepala Kesebangpol Kota Batu, Suliyanah mengatakan anggaran susunan RKB untuk Pemilu 2020 sudah masuk dalam KUA PPAS APBD 2021 yang saat ini tengah dibahas. Besaran anggaran tergantung timgar dan banggar.

"Pembahasan sementara dari anggaran Pemilu Rp 30,5 miliar itu tidak semua. Sekitar Rp 9 miliar saja dan masih akan dibahas lebih lanjut," imbuhnya kepada TribunJatim.com.

KPU Kota Batu telah menyusun RKB sejumlah Rp 30,5 miliar. Jumlah itu terbagi untuk kebutuhan barang dan jasa senilai Rp 22,6 miliar dan satuan honorarium kelompok kerja penyelenggara Pilkada sebesar Rp 7,8 miliar. (Benni Indo/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved