Breaking News:

BPJS Kesehatan Tulungagung

Cerita Peserta JKN-KIS Penderita Diabetes Melitus, Senang, Biaya Berobat Terjamin Seumur Hidup

Farida (45), penderita Diabetes Melitus tipe 2 ini mengaku senang jadi peserta JKN-KIS. Biaya berobat terjamin seumur hidup.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Farida, warga Kabupaten Tulungagung, peserta JKN-KIS pengidap DM tipe 2. 

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Tidak mudah menanggung biaya pengobatan untuk penyakit yang memerlukan perawatan seumur hidup tanpa memiliki jaminan kesehatan.

Hal itu diakui Farida (45), salah satu peserta Jaminan Kesehatan Indonesia - Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) penderita diabetes melitus (DM) tipe 2.

Menurutnya, dirinya akan kesulitan untuk berobat tanpa adanya JKN-KIS .

“Ada JKN tentu sangat membantu, saya sangat senang, sangat mendukung. Susah kalau tidak ada JKN. Berterimakasih sekali sama Pemerintah, pengobatan saya dimudahkan,” ucapnya.

Penyakit yang diketahuinya sekitar tahun 2017 ini mengharuskan Farida rajin berobat.

Tentu memerlukan biaya apabila dirinya tidak memiliki JKN-KIS. Apalagi sudah 2 tahun ini Farida harus berjuang sendiri menghidupi kedua anaknya karena suaminya meninggal akibat penyakit jantung.

“Saya tetap aktif berobat untuk menjaga (kondisi kesehatan,-red). Olahraga sama diet sendiri, dan mengatur pola makan,” ujar warga Kabupaten Tulungagung ini.

Kini Farida aktif sebagai anggota Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) BPJS Kesehatan.

Farida mengaku mendapatkan banyak manfaat, selain adanya cek kesehatan rutin, dirinya juga mendapatkan banyak ilmu untuk menjaga kesehatannya.

“Banyak sekali yang saya dapatkan selama menjadi anggota Prolanis. Dulu tidak tahu apa-apa, sekarang alhamdulillah, kan ada penyampaian materi dari dokter, jadi tambah ilmu, dan ilmu itu bisa kita terapkan,” pungkasnya.

Halaman
12
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved