Breaking News:

Penanganan Covid

Mahfud MD Ceritakan Pengalaman Kapolres Probolinggo Sebagai Penyintas Covid-19 kepada Kiai di Madura

Menko Polhukam Mahfud MD bercerita pengalaman Kapolres Probolinggo AKBP Ferdy Irawan dan keluarganya yang merupakan penyintas virus Corona (Covid-19).

TRIBUNJATIM.COM/TONY HERMAWAN
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD saat melakukan 'Dialog Kebangsaan’ di Pendopo Kabupaten Probolinggo, Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Mayangan, Sabtu (3/10/2020). 

Dia menceritakan hal tersebut di antaranya karena saat ini masih ada sekitar 44 juta rakyat Indonesia yang tidak percaya dengan keberadaan Covid-19.

Namun demikian di sisi lain ia mengaku gembira dengan hasil bahtsul masail Nahdlatul Ulama Probolinggo.

Hal itu karena menurutnya hasil tersebut menegaskan bahwa Covid-19 memang benar adanya.

"Hasilnya itu Covid-19 itu ada sehingga disebutkan adanya dua ikhtiar. Pertama ikhtiar lahir, atau dohir. Ikhtiar dohir itu ya usaha fisik. Ke dokter, berobat, isolasi diri, dan sebagainya. Kedua ikhtiar batin. Hati. Berdoa," kata Mahfud MD.

Oleh karena itu ia meminta para kiai dan tokoh agama di Madura untuk tidak hanya memberikan pengertian tersebut kepada para santri, namun juga masyarakat di sekitar prsantren.

Hal itu karena menurut Mahfud MD, masyarakat Madura punya kepercayaan yang tinggi terhadap para kiai.

"Kalau dokter, saya bawa dokter bahwa Covid-19 itu begitu. Mereka sering tidak percaya. Kalau kiai yang bicara hati-hati penyakit. Orang Madura itu takutnya pada kiai," kata Mahfud MD.

Dia mengungkapkan saat ini angka kesembuhan di Indonesia telah mencapai 72 persen.

Angka tersebut, kata Mahfud, lebih tinggi dari angka kesembuhan dunia yang mencapai 69 persen.

Saat ini pun, kata Mahfud, pemerintah tengah mengupayakan vaksin terhadap Covid-19.

Halaman
123
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved