Breaking News:

Pilkada Banyuwangi

Bertemu Pelukis, Ipuk Siapkan Program Pameran Lebih Sering hingga Akademi Lukis

Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, bertemu dengan para pelukis yang tergabung dalam komunitas Paras Blambangan.

Surya/Haorrahman
Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, bertemu dengan para pelukis 

 TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, bertemu dengan para pelukis yang tergabung dalam komunitas Paras Blambangan di masa kampanye Pilkada Banyuwangi 2020.

Komunitas ini beranggotakan para pelukis dari wilayah Banyuwangi selatan.

“Anggota kami sekitar 30 orang, termasuk di dalamnya anak-anak muda. Secara rutin kami melukis bareng di suatu tempat, on the spot,” ujar Ketua Paras Blambangan, Windu Pamor, dalam pertemuan bersama Ipuk Fiestiandani, belum lama ini.

Windu mengapresiasi perkembangan seni-budaya di Banyuwangi dalam beberapa tahun terakhir. Termasuk untuk seni lukis yang mendapat perhatian dengan selalu digelar pameran dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Banyuwangi setiap bulan Desember.

“Harapan kami ke depan tentu perhatian kepada dunia kesenian terus ditingkatkan, termasuk untuk seni lukis,” ujarnya.

Sementara itu, Ipuk Fiestiandani berterima kasih kepada para seniman yang selama ini telah ikut membangun Banyuwangi melalui karya-karya seni yang luar biasa.

Ipuk pun membeber lima program untuk pengembangan seni lukis di Banyuwangi ke depan. Pertama, meningkatkan frekuensi pameran lukisan di Banyuwangi serta memfasilitasi pameran di luar kota.

Muncul Klaster Jagong Bayi di Ponorogo, 51 Warga Kepatihan Jalani Tes Swab Covid-19

Daftar Mobil Baru Murah Harga Rp 100 Jutaan Oktober 2020, Ada Sigra hingga Brio, Cek Spesifikasinya

Ending Prahara Kasat Sabhara dan Kapolres Blitar, Terekam Momen Damai Peluk Sambil Nangis: Maaf Ndan

“Kalau yang pameran lukisan di Banyuwangi kan sudah rutin, ke depan kami tingkatkan frekuensinya. Bahkan kami punya rencana memfasilitasi para pelukis Banyuwangi untuk berpameran di luar kota, seperti di Bali dan Surabaya. Jadi biar pasar pelukis Banyuwangi semakin berkembang,” ujar Ipuk Fiestiandani Azwar Anas kepada TribunJatim.com.

Langkah kedua, mewajibkan setiap kantor perusahaan, pemerintah, hotel, dan investasi baru di Banyuwangi untuk membeli lukisan dari pelukis asli Banyuwangi.

“Jadi bukan hanya melukis Tari Gandrung misalnya, tapi pesannya ke pelukis dari luar kota,” ujar Ipuk kepada TribunJatim.com.

Halaman
12
Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved