Breaking News:

KPBU Syariah Dalam Pembiayaan Infrastruktur Daerah Guna Pemulihan Ekonomi

Pandemi virus Corona atau Covid-19 menekan pertumbuhan ekonomi Indonesia terutama pada triwulan II yang mengalami kontraksi sebesar 5,32 persen (yoy).

Penulis: Sri Handi Lestari | Editor: Yoni Iskandar
istimewa
Dwi Pronoto, Kepala Departemen Regional Bank Indonesia dalam Seminar rangkaian kegiatan virtual FESyar Jawa, Selasa (6/10/2020). 

 TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pandemi virus Corona atau Covid-19 menekan pertumbuhan ekonomi Indonesia terutama pada triwulan II yang mengalami kontraksi sebesar 5,32 persen (yoy).

Hal tersebut sejalan dengan kinerja ekonomi Jawa yang juga mengalami kontraksi sebesar 6,69 persen (yoy).

"Oleh karena itu, Pemerintah maupun pelaku usaha perlu menjaga iklim investasi dan kegiatan usaha agar tetap kondusif di tengah pandemi Covid-19," kata Dwi Pronoto, Kepala Departemen Regional Bank Indonesia dalam Seminar rangkaian kegiatan virtual Festival Ekonomi Syariah (FESyar) regional Jawa, Selasa (6/10/2020).

Selain dalam rangka mempercepat pemulihan ekonomi nasional, peningkatan investasi juga sejalan dengan 5 program prioritas pembangunan infrakstuktur nasional. Untuk mencapai program prioritas pembangunan infrakstuktur nasional, Pemerintah mendorong keterlibatan pihak swasta dalam pembangunan infrastruktur untuk menciptakan pelayanan publik yang lebih baik.

"Salah satu skema pendanaan infrastruktur yang melibatkan pihak swasta adalah Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) atau yang lebih dikenal sebagai Public-Private Partnership," ujar Dwi.

Daftar Perjalanan Kereta Api Oktober 2020, KA Argo Wilis hingga Probowangi, Cek Tiket di KAI Access

Tragedi Jaring Ikan Berujung Tragis, Cucu Tewas Diterkam Buaya, Kakek Histeris Teriak Minta Tolong

Beni Mulyana Ikhlas Dilangkahi Lesty Kejora Nikah Dulu, Senang Tak Lagi Khawatir Dedek, Sok Atuh

Dengan adanya KPBU, Pemerintah memfasilitasi pihak swasta untuk berkontribusi dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Saat ini, terdapat 223 proyek strategis nasional dengan nilai investasi mencapai 4,183 triliun dan sebanyak 89 proyek baru direkomendasikan untuk dimasukkan ke dalam PSN di tahun 2020.

"Hal tersebut menjadi potensi dan peluang investasi bagi badan usaha untuk melakukan KPBU terutama dengan skema syariah," ungkap Dwi.

Tufik Hidayat, Direktur Jasa Keuangan KNEKS menyampaikan bahwa KNEKS yang memiliki tugas mempercepat, memperluas, dan memajukan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, sangat mendukung pengembangan KPBU Syariah dalam rangka pembiayaan infrastruktur daerah.

"Dukungan pengembangan KPBU Syariah yang dilakukan KNEKS diantaranya, pertama melakukan penyusunan skema KPBU dan penjaminan syariah bersama PT PII dan DSN MUI," jelas Tufik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved