Breaking News:

Penanganan Covid

Jatim Zona Oranye Covid-19, Siswa SMP Negeri di Kota Mojokerto Siap-siap Pembelajaran Tatap Muka

Sudah zona oranye Covid-19. Sekolah tingkat SMP Negeri di Kota Mojokerto bakal bersiap untuk melakukan uji coba pembelajaran tatap muka.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Hefty Suud
SURYA/MOHAMMAD ROMADONI
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari bersama Kepala Dinas Pendidikan Amin Wachid saat meninjau posko pelayanan PPDB Online di SMP Negeri 1 Jalan Gajah Mada, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Selasa (30/6/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Siswa sekolah tingkat SMP Negeri di Kota Mojokerto bersiap menyambut pembelajaran tatap muka di masa pandemi virus Corona ( Covid-19 ) .

Ini menyusul adanya action dari Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Mojokerto yang mempersiapkan sekolah SMP Negeri untuk melakukan uji coba pembelajaran diluar jaringan (luring) di masing-masing lembaga pendidikan.

Kadindik Kota Mojokerto, Amin Wachid mengatakan petunjuk dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, bahwasanya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bukanlah utama, melainkan sebagai adaptasi selama pandemi.

Baca juga: Paslon Malang Jegeg Dapat Nomor Urut 3, Sam HC Target Menang 100 Persen: Berakhirnya Era Ngapusi

Baca juga: Benarkah Sering Menggunakan Bra Menyebabkan Kanker Payudara? Berikut Penjelasan Dokter

Tujuan akhirnya adalah bagaimana segera bisa dilakukan pembelajaran tatap muka.

"Sehingga itulah Dindik mulai menyiapkan sejak dini, mulai dari kesiapan sekolah, siswa dan wali murid untuk menyongsong pembelajaran tatap dan estimasi waktu persiapan sekitar satu bulan kedepan," ungkapnya kepada TribunJatim.com, Rabu (13/10/2020).

Amin menuturkan sesuai petunjuk SKB 4 Menteri pembelajaran tatap muka selama Pandemi diperbolehkan syaratnya yaitu zona hijau, atas izin dari Kepala Daerah Bupati/ Wali Kota selaku ketua tim gugus tugas, sekolah harus menerapkan budaya protokol kesehatan dan siswa mendapatkan izin dari orang tuanya.

Apalagi, lanjut dia, status Jawa Timur terkini sudah zona oranye sejak minggu kemarin sehingga ini menjadi salah satu unsur pertimbangan dimulainya persiapan pembelajaran tatap muka di Kota Mojokerto.

Kemudian, sesuai arahan dari Gubernur Jatim sekolah yang akan dibuka untuk pembelajaran Luring adalah sekolah kedinasan atau berbasis Negeri.

"Karena semenjak sabtu kemarin sudah zona oranye maka kami melakukan pemetaan untuk memastikan sekolah mana saja yang siap dibuka sesuai zona Kota Mojokerto," jelasnya.

Dindik Kota Mojokerto nantinya juga akan melakukan simulasi pembelajaran tatap muka di sekolah SMP. Namun, uji coba itu tanpa menghadirkan siswa yang tujuannya untuk memastikan kesiapan pihak sekolah dalam menerapkan budaya Prokes, siswa dan wali murid.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved