Breaking News:

Liga 2 2020

PSHW Berharap Polri Lebih Adil Mengenai Pemberian Izin Lanjutan Kompetisi Liga Indonesia Musim Ini

PS Hizbul Wathan (PSHW), kontestan Liga 2 2020 asal Jawa Timur berharap Polri bersikap lebih tegas dan adil dalam memberikan izin keramaian lanjutan k

TRIBUNJATIM.COM/NDARU WIJAYANTO
Skuad PS Hizbul Wathan atau PSHW saat launching tim di PW Muhammadiyah Jatim, Jumat (13/3/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Khairul Amin

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - PS Hizbul Wathan (PSHW), kontestan Liga 2 2020 asal Jawa Timur berharap Polri bersikap lebih tegas dan adil dalam memberikan izin keramaian lanjutan kompetisi musim ini.

Pasalnya, hingga saat ini Polri belum memberi izin keramaian menggelar laga lanjutan kompetisi dengan alasan kasus Covid-19 di Indonesia masih belum terkendali.

Baca juga: Belum Puas, Arema FC Berencana Datangkan Kiper Anyar dari Klub Serie A Liga Italia

Baca juga: Tiga Tahun Wafat, Kapten Persela Lamongan: Choirul Huda Tetap Tak Tergantikan

Dalam waktu bersamaan, Polri memberi izin demo puluhan ribu elemen masyarakat tentang UU Cipta Kerja, juga jalannya Pilkada yang dalam masa kampanye melibatkan banyak orang.

Padahal, lanjutan kompetisi berjalan dengan protokol kesehatan sangat ketat.

Digelar tanpa penonton, setiap tim dan semua yang terlibat dalam pertandingan wajib tes swab dua minggu sekali.

Termasuk juga orang yang terlibat dalam satu pertandingan dibatasi hanya 270 orang dari semua kalangan.

"Harapan PSHW, harus ada ketegasan sikap dan perlakuan yang adil dari Polri," kata Dhimam Abror Djuraid, Presiden klub PSHW pada TribunJatim.com, Kamis (15/10/2020).

Baca juga: Owner RS Nindhita Sumenep Tak Terima Dituding Menolak Pasien BPJS: Miskomunikasi dari Bawah

Baca juga: Profil-Biodata Raden Brotoseno, Eks Angelina Sondakh yang Nikahi Tata Janeeta, Dikenal Jadi Polisi

"Kalau demo puluhan ribu orang diberi izin, Pilkada yang melibatkan kampanye ribuan orang dikasih izin, kenapa sepak bola tanpa penonton gak dikasih izin," tambahnya.

Akibat terganjal izin keramaian menggelar laga dari Polri, lanjutan kompetisi yang akan sejatinya akan digelar kembali pada 1 Oktober lalu, harus ditunda selama satu bulan , kick off 1 November.

Rencana ini terancam kembali gagal jika Polri tidak kunjung memberikan izin keramaian.

Baca juga: Tinggalkan Angelina Sondakh di Penjara, Brotoseno Kini Nikahi Tata Janeeta? Masku Seng Ireng

Baca juga: Rumah Sakit Universitas Brawijaya Tanggapi Gugatan Warga, Bantah Lakukan Pencemaran Lingkungan

Untuk mengantisipasi situasi itu, PSSI membuat tiga opsi, lanjutan kompetisi kick off 1 November 2020 selesai bulan Maret 2021, kick off 1 Desember selesai April 2021.

Terakhir, kick off 1 Desember 2020, jika opsi ini yang akan menjadi pilihan, maka kemungkinan besar akan ada ubahan format yang digunakan untuk memangkas waktu agar pelaksanaan kompetisi tidak mengganggu persiapan Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 pada Mei-Juni 2021 mendatang.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Taufiqur Rohman
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved