Sejumlah Wilayah Bondowoso Mengalami Gangguan Listrik Padam Gara-gara Layangan

Sejumlah daerah di Bondowoso sempat mengalami masalah gangguan listrik padam yang disebabkan oleh layangan.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Pipin Tri Anjani
Dokumentasi PLN ULP Bondowoso
Layangan yang menyangkut di kabel listrik. 

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Sejumlah daerah di Bondowoso sempat mengalami masalah gangguan listrik padam yang disebabkan oleh layangan.

Beberapa layangan milik warga kerap menyangkut di kabel listrik PLN.

Hal ini membuktikan bila bermain layangan di sembarang tempat bisa menimbulkan dampak yang serius.

Berdasar data PLN ULP Bondowoso, sedari April sampai pertengahan Oktober ada 5 kejadian layangan yang menyangsang di kabel listrik.

Sebanyak 5 peristiwa itu terjadi di Kecamatan Tamanan, Maesan, Tenggarang, Jambesari, dan Pujer.

Baca juga: Akhirnya Rizky Febian Sudah Panggil Nathalie Hoslcher Bunda: Cuma Menghargai, Bahas Curhat Sule

Baca juga: Benarkah Mencuci Tangan Efektif Mencegah Covid-19? Simak Penjelasan Dokter

"Akibatnya, hampir seluruh wilayah di kecamatan itu listriknya padam selama 1 jam. Dampak lain, material PLN rusak dan timbul percikan api dari tiang listrik," kata Tim K3 PLN ULP Bondowoso, Cosmastomo Arnandi, Kamis (15/10).

Bahkan, layangan yang menyangkut di kabel PLN didapatinya menggunakan benang dari kawat. Hal itu sangat berbahaya, pemain layangan bisa tersengat aliran listrik.

"Penggunaan benang dari kawat tentu berbahaya bagi pemain dan pengendara motor jika memainkan layangan di lokasi yang tak aman," paparnya.

Arnandi mengungkapkan, pihaknya telah memetakkan daerah yang rawan terjadi gangguan listrik padam karena layangan.

Baca juga: Tegakkan Protokol Kesehatan Covid-19, Jajaran Kepolisian di Nganjuk Intensif Gelar Operasi Yustisi

Baca juga: Profil-Biodata Raden Brotoseno, Eks Angelina Sondakh yang Nikahi Tata Janeeta, Dikenal Jadi Polisi

Daerah tersebut yakni Kecamatan Tamanan, Pujer, Tenggarang, Curahdami, dan Bondowoso. Sebab, di daerah itu banyak terdapat jaringan PLN.

Kendati begitu, bukan berarti daerah lain aman dari kejadian gangguan listrik karena layangan. Oleh sebab itu, pihaknya gencar melakukan sosialisasi kepada seluruh warga Bondowoso dan mengirimkan surat imbauan kepada setiap kepala desa.

"Sebaiknya para warga lebih bijak dalam bermain layangan. Kami tak melarang warga untuk bermain layangan. Tetapi, pilihlah tempat yang aman ketika bermain layangan," pungkasnya.

Dalam mendistribusikan aliran listrik di Kabupaten Bondowoso, PLN memiliki panjang jaringan tegangan menengah (JTM) 439,865 kms, panjang jaringan tegangan rendah (JTR) 785,507 kms, dan gardu distribusi sebanyak 573 unit. (SURYA/Danendra Kusuma)

Editor: Pipin Tri Anjani

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved