Breaking News:

Akademisi Hingga Praktisi Serap Inspirasi Pengembangan Pariwisata Banyuwangi

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memaparkan strategi pengembangan pariwisata Banyuwangi hingga adaptasi masa pandemi,

Penulis: Haorrahman | Editor: Yoni Iskandar
Surya/Haorrahman
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memaparkan strategi pengembangan pariwisata Banyuwangi hingga adaptasi masa pandemi, di hadapan ratusan akademisi dan pelaku pariwisata se-eks karesidenan Besuki. 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memaparkan strategi pengembangan pariwisata Banyuwangi hingga adaptasi masa pandemi, di hadapan ratusan akademisi dan pelaku pariwisata se-eks karesidenan Besuki.

Aktivitas itu berlangsung dalam webinar yang digelar Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Jember, Jumat (16/10/2020).

Webinar menghadirkan narasumber Rektor UNEJ Iwan Taruna, Sekretaris Umum Ikatan Sarjana Ekonomi (ISEI) Pusat Solikin M. Juhro, Kepala Bank Indonesia Jember Hestu Wibowo dan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Dekan FEB Universitas Jember Muhammad Miqdad mengatakan Unej bekerjasama dengan ISEI dan BI Jember menggelar rangkaian webinar tentang UMKM dan pariwisata. Webinar keenam sekaligus penutup sengaja digelar di Banyuwangi, sebagai daerah yang berhasil membangun pariwisata sebagai identitas baru sekaligus membawa kemajuan bagi daerah.

“Kami pilih Banyuwangi karena sukses mengembangkan konstruksi pariwisata hingga menjadi destinasi pilihan di Indonesia. Capaian ekonominya juga luar biasa,” kata M. Miqdad kepada TribunJatim.com.

“Untuk itu kami datang langsung kesini untuk mendengar dari Bupati Anas strategi pengembangan pariwisatanya yang berhasil mengerek perkembangan ekonomi rakyatnya. Termasuk adaptasi daerah di masa pandemi covid 19 ini,” imbuhnya.

Bupati Anas pun mengatakan jika Banyuwangi mengembangkan pariwisata dengan memaksimalkan potensi yang ada di daerah. Banyuwangi memiliki bentang alam yang luar biasa. Tradisi seni-budayanya juga sangat kuat.

Selain itu, Banyuwangi juga "menjual prestasinya" ke daerah lain. berkat kerja keras seluruh rakyat, berbagai prestasi yang diterima oleh Banyuwangi tersebut dijadikan benchmark oleh daerah lain.

Baca juga: Ditinggal Kerja Di Warung Kopi, Motor Honda CBR 150 di Lowok Waru Malang Raib

Baca juga: Bosan Kerja, Mantan ABK Asal Trenggalek Olah Limbah Kayu Jadi Miniatur Kapal Bernilai Jutaan Rupiah

Baca juga: Giliran Muhdlor - Subandi Diperiksa Bawaslu Terkait Dugaan Pidana Pemilu

“Kami bekerja keras untuk berinovasi dan berprestasi, sehingga mengundang ratusan ribu orang tiap tahunnya datang untuk belajar sekaligus berwisata. Banyak yang menyebutnya Wisata Prestasi,” terang Anas.

Selain itu, Banyuwangi juga melakukan langkah-langkah strategis dalam memasarkan daerahnya. Ada sejumlah formula yang dilakukan pemkab, yang biasa Bupati Anas menyebutnya dengan Anti Mainstream Marketing.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved