Breaking News:

Pilkada Banyuwangi

Ipuk Fiestiandani Didaulat Menjadi Pembina Asosiasi Komunitas E-Sports Banyuwangi

Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, didaulat menjadi pembina asosiasi komunitas e-sports Banyuwangi.

Surya/Haorrahman
Ipuk Fiestiandani saat membuka Milenial E-Sports Competition Season 2, Jumat (16/10) malam. 

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, didaulat menjadi pembina asosiasi komunitas e-sports Banyuwangi.

"Penggemar e-sports di Banyuwangi saat ini semakin meningkat. Karena itu dibutuhkan wadah bagi mereka. Kami mengangkat Bu Ipuk sebagai pembina karena memiliki kepedulian terhadap pengembangan olahraga," kata Firzoun, Ketua Banyuwangi E-Sports Association (BETA), saat pembukaan Milenial E-Sport Competition Season 2, sekaligus deklarasi pembentukan BETA, di Galeri Aspirasi Ipuk-Sugirah, Jumat (16/10) malam.

Pengangkatan Ipuk sebagai pembina ditandai dengan penandatanganan deklarasi yang dilakukan oleh Ipuk.

Firzoun mengatakan selama ini e-sport Banyuwangi belum terorganisir. Padahal di berbagai kecamatan terdapat klub-klub e-sports.

"Diharapkan dengan asosiasi ini bisa mewadahi para pencinta e-sports Banyuwangi dan nantinya bisa melahirkan atlet e-sports yang berprestasi," kata Firzoun kepada TribunJatim.com.

Baca juga: Wisuda ITS ke-122 Meriah dengan Arak-arakan Virtual, Nuansa Beda: Masuk Dunia Minecraft Kampus ITS

Baca juga: Empat Peragawati Tampilkan Kreasi Busana Muslimah di Masjid Al Khalid Kota Kediri

Baca juga: Suami Muzdalifah Bongkar Rasanya Punya Istri Lebih Tua, Fadel Beri Wanti-wanti, Jangan Coba-coba!

Firzoun menjelaskan, selama beberapa tahun terakhir di Banyuwangi telah digelar kompetisi e-sports yang didukung penuh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Karena itu dia berharap, dengan Ipuk menjadi pembina asosiasi program-program tersebut bisa dilanjutkan dan ditingkatkan.

Sementara Ipuk mengatakan, di era digital ini, ada peluang profesi yang cukup bagus, salah satunya di bidang e-sports.

"Saat ini main game tidak bisa diremehkan. Apalagi E-sports sudah dipertandingkan di Asian Games," kata Ipuk kepada TribunJatim.com.

Kerena itu Ipuk mendorong agar player e-sport memiliki orientasi prestasi.

"Saya lebih suka menyebut mereka sebagai atlet daripada player. Karena kalau atlet orientasinya adalah prestasi. Asosiasi ini gunakan sebagai wadah untuk meraih prestasi," kata Ipuk. (Haorrahman/Tribunjatim.com)

Penulis: Haorrahman
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved