Breaking News:

Pilkada Banyuwangi

Ipuk Fiestiandani Didaulat Menjadi Pembina Asosiasi Komunitas eSports Banyuwangi

Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, didaulat menjadi pembina asosiasi komunitas eSports Banyuwangi.

Penulis: Haorrahman | Editor: Dwi Prastika
SURYA/Haorrahman
Ipuk Fiestiandani Azwar Anas. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Haorrahman

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, didaulat menjadi pembina asosiasi komunitas eSports Banyuwangi.

"Penggemar eSports Banyuwangi saat ini semakin meningkat. Karena itu dibutuhkan wadah bagi mereka. Kami mengangkat Bu Ipuk sebagai pembina, karena memiliki kepedulian terhadap pengembangan olahraga," kata Firzoun, Ketua Banyuwangi E-Sports Association (BETA), saat pembukaan Milenial E-Sport Competition Season 2, sekaligus deklarasi pembentukan BETA, di Galeri Aspirasi Ipuk-Sugirah, Jumat (16/10/2020) malam.

Pengangkatan Ipuk Fiestiandani sebagai pembina ditandai dengan penandatanganan deklarasi yang dilakukan oleh Ipuk Fiestiandani.

Firzoun mengatakan, selama ini eSports Banyuwangi belum terorganisir. Padahal di berbagai kecamatan terdapat klub-klub eSports.

"Diharapkan dengan asosiasi ini bisa mewadahi para pencinta eSports Banyuwangi dan nantinya bisa melahirkan atlet eSports yang berprestasi," kata Firzoun.

Baca juga: Blusukan ke Cluring Banyuwangi, Ipuk Sampaikan Program Peningkatan Insentif GTT dan Tabungan Pelajar

Baca juga: Kemendagri Tetapkan Banyuwangi Peringkat Pertama Kabupaten Berkinerja Terbaik

Firzoun menjelaskan, selama beberapa tahun terakhir di Banyuwangi telah digelar kompetisi eSports yang didukung penuh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas.

Karena itu, dia berharap, dengan Ipuk Fiestiandani menjadi pembina asosiasi, program-program tersebut bisa dilanjutkan dan ditingkatkan.

Sementara Ipuk Fiestiandani mengatakan, di era digital ini, ada peluang profesi yang cukup bagus, salah satunya di bidang eSports.

"Saat ini main game tidak bisa diremehkan. Apalagi eSports sudah dipertandingkan di Asian Games," kata Ipuk Fiestiandani.

Baca juga: Latih Ibu-ibu Banyuwangi Buat Mi Organik dari Buah Naga, Ipuk Bakal Perkuat Program Dasa Wisma

Baca juga: Budayawan Desa Kemiren Dukung Ipuk Fiestiandani Teruskan Pengembangan Seni Budaya Banyuwangi

Kerena itu, Ipuk Fiestiandani mendorong agar player esport memiliki orientasi prestasi.

"Saya lebih suka menyebut mereka sebagai atlet daripada player. Karena kalau atlet orientasinya adalah prestasi. Asosiasi ini gunakan sebagai wadah untuk meraih prestasi," kata Ipuk Fiestiandani.

Editor: Dwi Prastika

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved