Breaking News:

Warga RW 4 Perumahan ITS Budidaya Lebah Klanceng di Halaman Belakang Rumah, 'Cocok di Surabaya'

Purwadi Agus Darwito warga RW 4 Perumahan Institut Teknologi Sepuluh Nopember d=budidayakan lebah klanceng di halaman belakang rumah.

SURYA/CHRISTINE AYU
Warga RW 4 Perumahan ITS Purwadi Agus Darwito menunjukkan koloni lebah madu klanceng. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Warga RW 4 Perumahan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Purwadi Agus Darwito membudidayakan lebah klanceng di rumahnya.

Bukan tanpa alasan, Purwadi memilih membudidayakan lebah klanceng sebab serangga ini tidak mempunyai sengat sehingga dikenal sebagai lebah tidak ganas.

Selain itu, berbeda dari lebah madu lainnya, lebah klanceng memiliki ukuran yang lebih kecil.

Baca juga: Guru SMA BSS Malang Lagukan Brantas Rijig di LCLD Jatim 2020, Masuk 10 Besar Populer!

Baca juga: Coba Bangkit dengan Festival Kampung Putih, Wakil Wali Kota Malang Usul Wisata Susur Sungai

Ditemui di kediamannya, Purwadi menunjukkan sejumlah balok kayu yang terbaris rapi di halaman belakang rumah. Balok-balok itu telah ditempati oleh koloni lebah klanceng.

"Lebah klanceng ini mudah dirawat, asalkan banyak bunga di sekitarnya. Perkembangan lebah akan lebih cepat kalau bunganya lebih banyak. Oleh karena itu saya berusaha untuk vegetasi tanaman bunga dalam jumlah banyak," katanya kepada awak TribunJatim.com.

Meskipun berukuran lebih kecil, namun madu yang dihasilkan lebah klanceng memiliki segudang manfaat.

Baca juga: Viral Mobil Innova Halangi Ambulans di Mojokerto saat Antar Korban Kecelakaan, Tak Mempan Diklakson

Baca juga: Fenomena La Nina Belum Berdampak, Ada Tujuh Desa di Tulungagung Masih Alami Kekeringan

Madu yang dihasilkan memiliki rasa yang cenderung asam, berbeda dari madu biasanya yang terasa manis.

"Tapi khasiatnya sangat bagus. Untuk sakit maag, diabetes, meningkatkan daya tahan tubuh, juga bisa untuk penyembuhan kanker karena kaya antioksidan," terangnya.

Terlebih lagi, lebah klanceng tidak membahayakan. Purwadi menilai, serangga ini sangat cocok dibudidayakan di Surabaya yang penuh taman.

Halaman
12
Penulis: Christine Ayu Nurchayanti
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved