Breaking News:

Virus Corona di Malang

Difungsikan Rawat Pasien Covid-19, RS Lapangan di Kota Malang Bakal Beroperasi Akhir Oktober 2020

Rumah Sakit Lapangan yang nantinya difungsikan untuk merawat pasien positif Covid-19 bakal beroperasi pada akhir Oktober 2020 mendatang.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Pipin Tri Anjani
SURYA/Rifky Edgar
Juru bicara tim satgas Covid-19 Kota Malang dr Husnul Muarif. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Rumah Sakit Lapangan yang nantinya difungsikan untuk merawat pasien positif Covid-19 bakal beroperasi pada akhir Oktober 2020 mendatang.

Hal tersebut setelah pihak Provinsi Jawa Timur bersama BNPB Jawa Timur meninjau langsung RS Lapangan yang lokasinya berada di Poltekkes Kota Malang pada Minggu (18/10) kemarin.

"Akhir Oktober ini sudah mulau beroperasi. Saat ini tinggal mempersiapkan saja sejumlah fasilitas penunjangnya," ucap juru bicara tim satgas Covid-19 Kota Malang, dr Husnul Muarif, Selasa (20/10).

Baca juga: Viral, Aksi Heroik Bapak - Bapak Ganti Bendera Merah Putih Karena Sudah Rusak

Baca juga: Hasil Tracing, 86 Persen dari 2,5 Juta Orang yang Ditest Covid-19 Terkonfirmasi Negatif

dr Husnul mengatakan, RS Lapangan nantinya memiliki 306 tempat tidur. Fasilitas penunjang lain nantinya bakal disamakan dengan RS Lapangan di Indrapura.

Pasien yang nantinya diperbolehkan menempati RS Lapangan merupakan pasien yang memiliki gejala ringan dan Orang Tanpa Gejala (OTG).

Dan Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang yang nantinya menjadi penanggungjawab RS Lapangan di Kota Malang.

Keberadaan rumah sakit lapangan tersebut, tidak hanya diperuntukkan bagi warga Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu saja.

Akan tetapi, rumah sakit lapangan tersebut disediakan untuk seluruh warga Jawa Timur.

"Keberadaan RS Lapangan ini juga untuk mengurangi risiko penularan pada lingkungan keluarga. Sebab, banyak pasien konfirmasi positif dengan gejala ringan atau tanpa gejala, melakukan isolasi mandiri dan berisiko menularkan pada anggota keluarga lainnya," tandasnya.

Penulis: Rifky Edgar

Editor: Pipin Tri Anjani

Baca juga: Mayat Pria Bersimbah Darah di Trenggalek Diduga Korban Pembunuhan, Polisi Periksa 5 Saksi

Baca juga: Massa Aliansi Malang Melawan Belum Terlihat Lakukan Aksi Tolak Omnibus Law, Keamanan Tetap Ketat

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved