Breaking News:

Hadir di Lima Bakorwil, Disperindag Jawa Timur Upayakan Kasus Sengketa Konsumen Terselesaikan

Kepala Disperindag Jawa Timur menegaskan, pihaknya tidak hanya menjamin proses perdagangan berjalan lancar, namun juga menjaga kepuasan konsumen.

Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, Direktur Utama PT Bank Jatim, Busrul Iman, dan Kepala Disperindag Jatim, Drajat Irawan, saat mengunjungi booth pelaku usaha yang mengikuti kegiatan misi dagang secara hybrid, di Dyandara Convention Center Surabaya, Kamis (24/9/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fatimatuz Zahroh

TRIBUNJATIM.COM - Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Jawa Timur, Drajat Irawan menegaskan, pihaknya tidak hanya menjamin bagaimana proses perdagangan berjalan lancar di Jawa Timur. Namun juga bertanggung jawab menjaga kepuasan konsumen.

Hingga hari ini, total ada sebanyak 133 kasus pengaduan konsumen yang dilaporkan pada Disperindag. Dan yang sudah terselesaikan sebanyak 109 kasus.

“Tahun 2018 total ada sebanyak 85 pengaduan, dan yang terselesaikan 66 kasus. Kemudian di tahun 2019 total kasus sengketa ada 184 kasus yang dilaporkan, yang selesai 109 kasus. Tahun ini sudah ada 133 kasus sengketa yang dilaporkan dan yang sudah selesai 109 kasus,” kata Drajat Irawan, Minggu (25/10/2020).

Drajat Irawan mengatakan, yang tidak selesai bukan berarti tidak ditangani, melainkan diselesaikan di jalur lain seperti lewat jalur pengadilan. Sebab untuk Disperindag dikatakan Drajat Irawan bahwa penyelesaian kasusnya lebih mengarah pada mediasi.

“Kita memberikan bantuan mediasi. Jadi ketika ada konsumen yang merasa tidak puas atau merasa dirugikan dan melakukan pengaduan, maka kita akan membantu,” imbuh Drajat Irawan.

Baca juga: Ingatkan Soal Netralitas ASN, Gubernur Jawa Timur Khofifah Sebut Sudah Ada yang Dapat Teguran

Baca juga: Selama Pilkada Serentak 2020, Kejati Jatim Tak Usut Laporan Dugaan Tindak Korupsi Paslon Pilkada

Sejauh ini, kasus yang banyak masuk adalah kasus keluhan ukuran produk dan juga kasus pengaduan lising. Yang kemudian dibantu oleh Dispenrindag untuk penyelesaian sengketa. Penyelesaian proses ini tidak dipungut biaya, dan digratiskan.

“Tidak ada pemungutan biaya. Jadi semua gratis dibantu oleh tim kami badan penyelesaian sengketa konsumen,” tegasnya.

Saat ini, badan penyelesaian sengketa konsumen sudah ada di beberapa daerah. Tepatnya di lima bakorwil. Yaitu di Surabaya, Kediri, Malang, Jember dan juga Bojonegoro. Di lima daerah tersebut mengcover wilayah kabupaten/kota di sekitarnya.

Editor: Dwi Prastika

Baca juga: Jatim Berlimpah Mamin, Khofifah Sambut Positif Aturan Baru Sertifikasi Halal di UU Cipta Kerja

Baca juga: Belum Setahun Dibangun, Jalan Cor Beton Provinsi Jatim di Desa Mungkung Mulai Retak 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved