Breaking News:

Memanusiakan Tahanan, Polres Lamongan Bangun Gedung Baru dan Ruang Tahanan

Polres Lamongan Jawa Timur akan segera mewujudkan pembangunan geduang Satreskrim dan Sattahti.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Yoni Iskandar
surya/Hanif Manshuri
Kapolres Lamongan, AKBP Harun bersama Bupati Fadeli, Ketua DPRD Abdul Ghofur, Dandim 0812, Sekkab Hery Pranoto kroyokan melakukan peletakan batu pertama pembangunan gedung dan ruan tahanan, Rabu (28/10/2020) 

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Polres Lamongan Jawa Timur akan segera mewujudkan pembangunan geduang Satreskrim dan Sattahti.

Peletakan batu pertama pembangunan gedung Satreskrim dan Sattahti dilakukan oleh Bupati Lamongan, Fadeli, Rabu (28/10/2020).

Bupati Fadeli dalam sambutannya mengatakan, pembangunan gedung Satreskrim dan Sattahti hari ini sangat tepat waktunya, momen yang tepat, momen sumpah pemuda, momen anak - anak muda, momen Maulid Nabi, ditambah momen hari libur besar.

Fadeli berharap pembangunan gedung ini segera selesai.

"Harapannya pembangunan segera selesai. Dan prasastinya nanti saya yang tandatangan, tidak perlu menunggu bupati yang baru, " kata Fadeli dalam sambutannya seraya menambahkan pihaknya juga mendukung rencana pembangunan tahap dua nanti.

Sementara itu, Ketua DPRD Lamongan, Abdul Ghofur akan mengabulkan anggaran untuk program selanjutnya. Ia meminta Fadeli pada jabatan kedua terakhir ini memberi kenang - kenangan pada Polres dengan mengusulkan anggaran untuk pembangunan selanjutnya.

Baca juga: Nikita Mirzani Akting Murka Dipancing Denny Cagur, Mpok Alpa Takut: Gak Mau Urusan Sama Nyai

Baca juga: Tan Siok Tjien, Istri Pendiri PT Gudang Garam Tbk Wafat Pada Usia 91 Tahun

Baca juga: Emosi Dibentak Atta Halilintar, Aurel Turun dari Mobil, Malah Bingung di Jalan Akhirnya Masuk Lagi

Menurutnya, angan - angan kapolres sudah terlaksana tinggal angan - angan kedua belum terlaksana.

"Tahapan kedua pembangunan kasih kenang - kenangan untuk kapolres, saya tinggal ngedok. Minta sekda memasukkannya. Saya perintahkan harus diajukan, " tandas Abdul Ghofur kepada TribunJatim.com.

Terkait kondisi gedung lama, menurut Kapolres Lamongan, AKBP Harun, gedung yang dipugar sudah lama dibangun pada 1982 dengan kondisi sudah rapuh.

"Terimakasih diperhatikan Pemkab, semoga ke depan lancar lagi karena masih ada rencana lagi, " katanya.

Ruang tahanan sebelumnya hanya maut sekitar 70 orang tahanan, ruangannya kecil, dan kamar mandi tidak layak.

Pada masa pandemi Covid -19, ketika seorang tahanan BAP-nya sudah dinyatakan P 21 maka harus segera dibawa lapas karena selama ini rung tahanan polres sudah over load.

"Harapannya pelayanan dan kelayakan untuk tahanam lebih baik lagi, " katanya kepada TribunJatim.com.

Ruang tahanan yang baru diperkirakan muat 150 orang tahanan, sehingga tahanan yang di polsek bisa tersentralisasi di Polres. Terlayani, dan terawasi dengan baik.

Menurutnya, tahanan punya hak untuk mendapatkan perlakukan yang layak, meski sudah melakukan tindak pidana. (Hanif Manshuri/Tribunjatim.com)

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved