Breaking News:

Ibadah Umrah Kembali Dibuka, Calon Jemaah Wajib Jalani Dua Kali Karantina dan Tes Swab

Ibadah Umrah kembali dibuka per 1 November 2020, calon Jemaah harus melewati dua kali karantina dan tes swab.

SURYA/Ahmad Faisol
Anggota Komisi VIII DPR RI Hasani Bin Zuber (tengah) bersama Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Jawa Timur, Nurul Huda dalam Diseminasi terkait Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji Tahun 2020 di Aula Pondok Pesantren Nurul Cholil, Demangan Bangkalan, Rabu (4/11/2020) 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN - Kabar gembira disampaikan Anggota Komisi VIII DPR RI Hasani Bin Zuber ketika menghadiri Diseminasi terkait Pembatalan Keberangkatan Jamaah Haji Tahun 2020 di Aula Pondok Pesantren Nurul Cholil, Demangan Bangkalan, Rabu (4/11/2020).

Kabar baik tersebut terkait telah dibukanya kembali layanan ibadah umrah per 1 November 2020.

Namun, para calon jemaah umrah harus melewati dua kali karantina dan tes swab sebagai bagian dari prosedur taat protokol kesehatan.

"Harus menjalani dua kali karantina dan swap tes, saat berangkat dan begitu tiba di Jeddah," ungkap Ra Hasani, sapaan akrab Hasani Bin Zuber.

Kegiatan diseminasi atau penyampaian informasi ini adalah mensosialisasikan kepada masyarakat terkait tujuan pemerintah dalam pembatalan keberangkatan jamaah haji 2020.

Diseminasi bertemakan 'Sabar dan Ikhlas Kunci Meraih Kemabruran Haji' itu hasil kerjasama Kementerian Agama (Kememag) RI dengan Komisi VIII DPR RI.

Baca juga: Pertambahan Kasus Covid-19 Jatim Masih Belum Berhenti, Banyak Kasus Terpicu Klaster Keluarga

Baca juga: VIRAL Warung Sediakan Makanan Gratis untuk Dhuafa & Yatim-Piatu selama Covid-19, Catat Lokasinya

"Kalau ingin umrah, harus disiplin menerapkan protokol kesehatan. Disiplin adalah vaksin Covid-19. Di sinilah peran penting KBIHU, ikut mensosialisasikan kebijakan baru ini kepada para jamaahnya," pungkas politisi Partai Demokrat ini.

Sekedar diketahui, berdasarkan Keputusan Menteri Agama Nomor 719 tahun 2020 tentang Pedoman Penyelenggaraan Ibadah Umrah, ada empat syarat yang harus dipenuhi bila ingin pergi umrah.

Antara lain harus bebas Covid-19, tidak punya riwayat penyakit komorbid dan harus menandatangani surat pernyataan tidak akan menuntut atas resiko yang mungkin timbul akibat Covid-19.

Selain Ra Hasani, hadir pula Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kemenag Jawa Timur, Nurul Huda.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved