Breaking News:

PSHW Minta PSSI Hentikan Lanjutan Kompetisi Musim Ini, Bosan Termakan Janji Manis

Presiden klub Liga 2 PS Hizbul Wathan (PSHW) Dhimam Abror meminta PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator liga untuk menyudahi lanjutan

Penulis: Ndaru Wijayanto | Editor: Januar
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Dhimam Abror Djuraid. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Ndaru Wijayanto.

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Presiden klub Liga 2 PS Hizbul Wathan (PSHW) Dhimam Abror meminta PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator liga untuk menyudahi lanjutan kompetisi musim ini

Sikap keras ini diutarakan PSHW karena menilai operator liga hanya mengobral janji-janji manis hingga akhirnya merugikan klub. Mulai dari belum adanya jaminan kompetisi bergulir, hingga prihal subsidi.

Padahal sejumlah tim sudah mulai melakukan persiapan sejak Sepetember lalu untuk lanjutan kompetisi di bulan Oktober dan November 2020. Namun kedua rencana itu batal karena belum ada izin dari Polri.

Baca juga: Kompetisi Mandek, Kapten PSHW Kembali Fokus Usaha Kafe dan Melatih SSB di Malang

"Kalau begini klub yang jadi korban. Jadi mending hentikan total kompetisi 2020 dan dimulai lagi kompetisi baru 2021," kata Dhimam Abror kepada TribunJatim, Rabu (4/11/2020).

Sehari sebelumnya, klub Liga 1 Persebaya juga meminta kompetisi dihentikan. Sebab, alih-alih klub tidak merugi, tapi PT LIB hanya akan membayarkan subsidi bulan Oktober 2020 - Januari 2021 sebesar 25 persen saja.

Barulah LIB akan membayarkan penuh subsidi klub Liga 1 sebesar Rp.800 juta saat kompetisi berlanjut pada Februari sampai Juli 2021 nanti. Itupun dengan sarat kompetisi berjalan sesuai rencana.

Hal ini sekaligus membuat Presiden klub PSHW ikut kuatir kelangsungkan klub liga 2 juga akan berdampak jika dana subsidi ikutan terpotong. Untuk itu dia memilih pasrah.

"Kita gak ngurus mau dikasih silakan, mau disunat lagi silakan, mau dikemplang monggo, mau diakali monggo. Yang janji siapa, yang akal-akalan siapa," jelasnya.

"Saya anggap PSSI seperti Jaelangkung, mau datang silakan, mau pergi sak karepmu (terserah)," tutup Abror.

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved