Breaking News:

Api Melalap 4 Rumah di Desa Pagerwesi Bojonegoro, Kebakaran Diduga Akibat Korsleting Listrik

Api melalap 4 rumah di Desa Pagerwesi, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro. Kejadian kebakaran rumah diduga akibat korsleting listrik.

ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Petugas Damkar saat memadamkan kebakaran rumah di Desa Pagerwesi, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (11/11/2020), pagi. 

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Terjadi kebakaran rumah di Desa Pagerwesi, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (11/11/2020), pagi. 

Empat rumah milik tiga orang warga setempat dilalap api yang diduga berasal dari korsleting listrik

Kabid Pengendalian Kebakaran Dinas Damkar Bojonegoro, Sukirno mengatakan, api yang cepat membesar itu membakar rumah milik Sumardi (55), Subandi (27) dan Minto (58). 

Baca juga: VIRAL Pria Tak Dikenal Masturbasi di Teras Direkam CCTV, Awalnya Lihat Anak-anak, Indah Menjerit

Baca juga: Nagita Hentikan Pertengkaran Gisel & Wijin saat Liburan, Gara-gara 1 Pertanyaan: Masih Ada Semalam

Empat armada truk pemadam beserta 17 personil dilibatkan dalam menjinakkan api yang melahap empat rumah tersebut. 

Api sulit dipadamkan, karena material rumah sebagian besar terbuat dari kayu. 

"Dugaan sementara karena korsleting listrik dari salah satu rumah, karenakan di dalam rumah tidak ada aktifitas memasak. Penghuni rumah semua beraktifitas di luar rumah," ujar Kirno kepada wartawan. 

Dia menjelaskan, meski tidak ada korban jiwa, namun nilai kerugian atas ludesnya beberapa rumah itu diperkirakan mencapai ratusan juta. 

Baca juga: Ramalan Cinta Zodiak Besok Kamis, 12 November 2020: Virgo Semua Berjalan Baik, Scorpio Lebih Terbuka

Baca juga: Karma Pria Bujang Usai Habisi Janda Muda 2 Anak, Niat Kabur Malah Kaki Patah, Gini Ending Nasibnya

Dengan data sebagai berikut, dua rumah milik Subandi kerugian Rp 207 juta, karena banyak barang berharga yang tak selamat seperti emas, komputer, elektronik dan lain-lain. 

Lalu rumah Sumardi ditaksir kerugian Rp 100 juta, karena banyak isi rumah yang ikut ludes rata dengan tanah. 

Sedangkan terakhir rumah Minto yang hanya mengalami kerugian Rp 5 juta, karena terbakar sedikit bagian atapnya. 

"Untuk kerugian yang ditimbulkan kurang lebih Rp 335 juta, kita mengimbau masyarakat untuk hati-hati saat beraktivitas yang berpotensi menyebabkan kebakaran," pungkasnya.

Penulis: Mochammad Sudarsono

Editor: Heftys Suud

Penulis: M Sudarsono
Editor: Hefty Suud
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved