Megawati Menilai Kondisi Jakarta Kini Amburadul, Bawa-bawa Nama Soekarno: Pemikiran Bapak Lebih Maju

Megawati menilai kondisi DKI Jakarta kini telah amburadul. Ia menyebut seharusnya Jakarta dapat menjadi kota intelektual dengan perencanaan tata kota.

KOMPAS IMAGES/KRISTIANTO PURNOMO
Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri menilai kondisi DKI Jakarta saat ini telah amburadul atau berantakan. 

TRIBUNJATIM.COM - Baru-baru ini ramai diperbicangkan pernyataan Megawati Soekarnoputri soal Jakarta sekarang jadi amburadul.

Ketua Dewan Pengarah BPIP Megawati Soekarnoputri menilai kondisi DKI Jakarta saat ini telah amburadul atau berantakan.

Di tengah melakukan penilaian akan kondisi DKI Jakarta, Megawati Soekarnoputri juga menyinggung soal Soekarno.

Megawati Soekarnoputri kemudian mencoba membandingkan pemikiran zaman ayahnya dan masa kini.

Megawati Soekarnoputri menganggap pemikiran Bung Karno tersebut sangat visioner untuk dunia pendidikan.

Dikutip dari Tribunnews.com ( grup TribunJatim.com ), Megawati Soekarnoputri mengatakan seharusnya Jakarta dapat menjadi kota intelektual dengan perencanaan tata kota.

"Tetapi persoalannya sekarang, saya bilang Jakarta ini menjadi amburadul. Karena apa? Seharusnya jadi city of intellect bisa dilakukan. Tata kota, masterplan nya, siapa yang buat? Tentu akademisi, insinyur, dan sebagainya," ujar Megawati Soekarnoputri dalam sambutannya pada Dialog Kebangsaan Universitas Negeri Jakarta (UNJ) yang digelar secara daring, Selasa (10/11/2020).

Baca juga: Antisipasi Kemacetan Kota Malang, Polisi Ubah Rekayasa Lalu Lintas Imbas Proyek Kayutangan Heritage

Baca juga: Pesta Ultah di Karawang Jadi Klaster, 40 Orang Ikut Terpapar Imbas Warga Positif Covid-19 Tiup Lilin

Megawati saat memberikan pidato di Kongres V PDI-P di Bali.
Megawati saat memberikan pidato di Kongres V PDI-P di Bali. (Tayangan YouTube Kompas TV)

Ketua Umum PDI Perjuangan ini juga menyayangkan Kampus UNJ, Rawamangun, Jakarta, belum masuk kategori city of intellect.

Padahal, menurut Megawati Soekarnoputri, prasasti yang pertama kali menyampaikan visi itu justru berada di sana.

"Sayang kan kalau Rawamangun belum berhasil jadi city of intellect. Jadi para akademisi, saya mohon sangat, secara akademis kita melihat kita ini tujuannya mau kemana," ucap Megawati Soekarnoputri.

Baca juga: Penyataan Megawati Soal Milenial Dinilai Cabup Trenggalek Mas Ipin Wejangan Ibu: Saya Tertantang

Baca juga: Gagal Dapat Rekom di Pilkada Surabaya, Whisnu Sakti Lagi Disiapkan PDIP, Megawati: Ada Tugas Khusus

Menurut Megawati Soekarnoputri, visi mengenai Kota Mahasiswa atau City of Intellect dinyatakan pertama kali oleh ayahandanya, proklamator Soekarno atau yang dikenal dengan panggilan Bung Karno pada 15 September 1953.

Megawati Soekarnoputri menilai pemikiran Bung Karno tersebut sangat visioner untuk dunia pendidikan.

"Hal ini berarti pemikiran Bapak Soekarno 50 tahun lebih maju dibandingkan dengan perkembangan pemikiran internasional saat ini yang baru melakukan pemeringkatan Kota Mahasiswa," kata Megawati Soekarnoputri.

Bung Karno pertama kali menyebutkan Kota Mahasiswa saat menandatangani prasasti gedung UNJ tahun 1953.

(Tribunnews.com/Fahdi Fahlevi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Megawati Sebut Jakarta Sekarang Jadi Amburadul

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved