Breaking News:

UTM-PT Garam Persero Teken MoU, Rektor Muh Syarif : Komitmen Kami Kembangkan Potensi Garam Madura

Universitas Trunojoyo Madura teken MoU dengan PT Garam Persero, Kamis (12/11/2020). Komitmen Kembangkan Potensi Garam Madura.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Hefty Suud
TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Rektor UTM Dr Drs Ec H Muh Syarif Msi (kiri) dan Direktur Utama PT Garam Persero Ahmad Ardianto menandatangani Nota Kesepahaman di Lantai 5 Gedung Rektorat UTM, Kamis (12/11/2020). 

TRIBUNJATIM.COM, BANGKALAN -  Pengembangan Kawasan Sains dan Teknologi (KST) Garam Universitas Trunojoyo Madura (UTM)  mendapat dukungan dari PT Garam Persero

Rektor UTM, Dr Drs Ec H Muh Syarif Msi dan Direktur Utama PT Garam Persero Ahmad Ardianto menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman di Lantai 5  Gedung Rektorat UTM, Kamis (12/11/2020).

Muh Syarif mengungkapkan, penandatangan Nota Kesepahaman bersama PT Garam Persero merupakan komitmen UTM dalam mengemban pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

"Dedikasi dan tekad, ini komitmen kami dalam mengembangkan potensi-potensi klaster Madura. Garam nomor satu," ungkap Muh Syarif.

Selain garam, potensi-potensi lokal lainnya yang teridentifikasi UTM yakni tembakau, pangan (jagung, singkong, tebu, hasil laut, dan daging sapi), ekonomi (wanita dan tenaga kerja), minyak gas dan energi, serta sektor pendidikan (formal dan informal).

Khusus garam, UTM ditetapkan sebagai Kampus Pusat Unggulan Iptek (PUI) atau Pusat Pengembangan Inovasi (PPI) Garam oleh Direktorat Kelembagaan Kemenristek Dikti pada November 2017.

Rektor UTM Dr Drs Ec H Muh Syarif Msi (kiri) dan Direktur Utama PT Garam Persero Ahmad Ardianto menandatangani Nota Kesepahaman di Lantai 5 Gedung Rektorat UTM, Kamis (12/11/2020).
Rektor UTM Dr Drs Ec H Muh Syarif Msi (kiri) dan Direktur Utama PT Garam Persero Ahmad Ardianto menandatangani Nota Kesepahaman di Lantai 5 Gedung Rektorat UTM, Kamis (12/11/2020). (TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL)

Itu setelah laboratorium garam di lingkungan Kampus UTM sukses mengembangkan inovasi garam yang sudah diprototipe menjadi Garam Pangan dan Garam Non Pangan.

Inovasi produksi Garam Pangan meliputi garam healthy kaya mineral. Hasil fortifikasi garam dengan ekstrak kelor, alga laut, rumput laut, dan flora fauna laut.

Sedangkan inovasi produksi Garam Non Pangan yang berhasil diprototipe antara lain garam lifestyle. Hasil purifikasi untuk garam kecantikan, spa dan sauna, garam industry, garam farmasi, dan garam analisis.

Saat ini, kampus negeri yang berlokasi di Desa Telang, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan itu telah memiliki Laboratorium Lapang PPI Garam yang ditempatkan di Desa Padelegen Kecamatan Pademewu Kabupaten Pamekasan, Madura.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved