Breaking News:

Virus Corona di Blitar

Kota Blitar Kembali Zona Oranye Covid-19: Sepekan Ini Ada Tambahan 11 Pasien Positif, 2 Meninggal

Kasus positif Covid-19 Kota Blitar meningkat sepekan ini. Sekretaris Satgas Covid-19 11 Hakim Sisworo: tambah 11 pasien positif baru dan 2 meninggal.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Hefty Suud
SURYA/SAMSUL HADI
Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo.  

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Kasus positif virus Corona ( Covid-19 ) di Kota Blitar mengalami peningkatan dalam sepekan ini.

Informasi yang dihimpun TribunJatim.com, ada penambahan 11 kasus konfirmasi baru dan dua pasien Covid-19 meninggal dalam sepekan ini. 

Sekretaris Satgas Covid-19 Kota Blitar, Hakim Sisworo mengatakan penambahan 11 kasus baru positif Covid-19 dalam sepekan ini membuat status Kota Blitar kembali naik dari zona kuning menjadi zona oranye. 

Baca juga: Viral Kesedihan Istri Ditinggal Suami Selamanya, Baru 39 Hari Menikah: Pertemuan yang Sangat Singkat

Baca juga: Download Lagu MP3 Bunga versi Dangdut Koplo Via Vallen, Tarik Sis Semongko, Kini Aku Merana

"Tren kasus naik, ada penambahan 11 kasus konfirmasi baru dan dua pasien meninggal dalam sepekan ini. Status Kota Blitar dari zona kuning kembali ke zona oranye," kata Hakim, Selasa (17/11/2020). 

Dikatakannya, selain penambahan kasus, komponen yang membuat status Kota Blitar dari zona kuning kembali ke zona oranye, yaitu, ada dua pasien meninggal dunia. 

Dua pasien meninggal dunia itu merupakan kontak erat dari kasus konfirmasi yang memiliki penyakit penyerta atau komorbit.

"Dari beberapa komponen yang dinilai salah satunya yang bikin status Kota Blitar kembali ke oranye, yaitu, ada kasus dua pasien meninggal dunia dalam sepekan ini," ujarnya. 

Baca juga: VIRAL Foto Pria Berdiri Pagi-Malam di Samping Tumpukan Sampah di Jembatan, Aksinya Tuai Pujian

Baca juga: Gudang Ponpes di Kota Malang Terbakar, Penghuni Pondok Putri Padamkan Api Pakai Alat Seadanya

Hakim menjelaskan, peningkatan kasus baru positif Covid-19 di Kota Blitar bisa jadi akibat libur cuti bersama beberapa waktu lalu.

"Kasus naik bisa jadi akibat cuti bersama kemarin, ditambah masa inkubasi selama 14 hari, baru berakibat pada minggu ini," katanya. 

Menurutnya, penambahan kasus baru paling banyak terjadi pada klaster perkantoran. Tetapi, dia belum tahu apakah klaster perkantoran itu dari perjalanan atau hal lain. 

"Ada beberapa klaster perkantoran, kami belum tahu karena perjalanan atau lain. Ada tambahan pasien positif di rumah sakit positif, lalu kami tracing kontak erat termasuk keluarga," ujarnya. 

Penulis: Samsul Hadi

Editor: Heftys Suud

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved