Breaking News:

Besok Khofifah Akan Teken UMK Tahun 2021, Ring 1 Jatim Kompak Minta Naik

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dipastikan akan meneken pergub untuk UMK tahun 2021 besok.

(Surya/Fatimatuz zahroh)
Rombongan buruh massa aksi untuk UMK tahun 2021 saat melintas di Jalan Basuki Rahmat, Kamis (19/11/2020) siang 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dipastikan akan meneken pergub untuk UMK tahun 2021 besok.

Siang besok, Jumat (20/11/2020), Gubernur akan melakukan rakor final bersama Dewan Pengupahan Jawa Timur untuk kemudian diteken dalam bungkus pergub.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Jawa Timur Himawan Estu Bagijo mengatakan bahwa saat ini seluruh usulan UMK dari 38 kabupaten kota di Jatim sudah masuk.

“Seluruh usulan UMK dari kabupaten kota di Jatim semuanya sudah masuk ke kami. Sekarang belum ada keputusan, tapi besok akan diadakan rapat finalisasi dan akan ditandatangani oleh ibu gubernur,” kata Himawan saat diwawancarai, Kamis (19/11/2020).

Lebih lanjut, Himawan menyebutkan bahwa dari seluruh usulan besaran UMK yang masuk ke Pemprov, angkanya variatif.

Ada daerah yang mengajukan naik, dan ada pula yang mengajukan untuk nilai UMK nya tetap seperti tahun ini alias tidak ada kenaikan.

Baca juga: Nujek Kenalkan Motor Listrik Nubike Untuk Disewa Mitra

Baca juga: Kecelakaan Maut Motor Vs Truk Box di Gresik, Pemuda 21 Tahun Tewas di Lokasi Kejadian

Baca juga: Nikita Mirzani Ogah Minta Maaf soal Komen Tukang Obat ke Habib, Najis, Nyai Singgung Masuk Penjara

“Semua sudah masuk. Yang mengajukan tetap ada 21 kabupaten kota. Sisanya 17 daerah minta naik. Ring 1, kompak minta naik,” tegas Himawan kepada TribunJatim.com.

Pria yang kini juga menjabat sebagai Plt Bupati Mojokerto itu menegaskan bahwa ring satu yaitu Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Pasuruan mengusulkan untuk UMK 2021 dinaikkan.

Terkait usulan kenaikan tersebut, Himawan menolak untuk merinci berapa usulan kenaikan UMK yang diajukan. Dan ia juga menegaskan bahwa Gubernur yang akan memutuskan.

Gubernur berwenang untuk mengembalikan jika usulan yang disampaikan tidak memiliki rasionalisasi yang kuat.

Halaman
12
Penulis: Fatimatuz Zahroh
Editor: Yoni Iskandar
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved