Breaking News:

Pilkada Banyuwangi

Sugirah Paparkan Program Membumi di Debat Cawabup Banyuwangi, Warga Antusias Dukung Paslon Nomor 2

Sugirah paparkan program membumi saat Debat Cawabup Banyuwangi, warga jadi antusias dukung paslon nomor urut 2.

TRIBUNJATIM.COM/HAORRAHMAN
Calon Wakil Bupati Banyuwangi, Sugirah saat debat paslon Pilkada Banyuwangi 2020. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Haorrahman

TRIBUNJATIM.COM, BANYUWANGI - Berkat paparan program yang membumi di debat publik Calon Wakil Bupati Banyuwangi, Sabtu (21/11/2020) malam, warga kian antusias dukung calon wakil bupati nomor urut 2, Sugirah

"Program-program yang dipaparkan Pak Sugirah sangat membumi, tidak banyak retorika, tidak mengawang-awang dan sok pakai bahasa Inggris. Program Pak Sugirah sesuai dengan kebutuhan warga saat ini," kata Cahya Permana, warga Kelurahan Temenggungan.

Seperti program membangun rumah sakit daerah di wilayah selatan. Menurut Cahya hal itu sangat dibutuhkan masyarakat, utamanya warga kurang mampu di wilayah selatan.

"Saya punya keluarga di selatan, saat ini warga selatan apabila sakit harus ke kota dulu atau ke Kecamatan Genteng, yang jaraknya cukup jauh," kata Cahya.

"Tentu itu sangat memberatkan apalagi untuk warga kurang mampu. Karena harus mengeluarkan biaya yang mungkin bagi mereka cukup besar untuk ke rumah sakit daerah," tambah Cahya.

Baca juga: Sapa Warga Kalibaru Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Naik Motor Susuri Jalan Setapak

Baca juga: Harga Tiket Masuk Pantai Pulau Merah Banyuwangi, Bisa Camping, Menikmati Sunset, hingga Berselancar

Karena itu Cahya sangat setuju dengan program yang disampaikan Sugirah. Menurutnya memang sudah saatnya kawasan selatan memiliki rumah sakit daerah.

"Banyuwangi itu sangat luas. Kasihan kalau warga miskin harus ke kota atau ke Genteng kalau berobat, terutama rawat inap," katanya. 

Sama halnya dengan Cahya, Septian, warga Genteng, setelah menyimak pemaparan Sugirah dalam debat, sangat yakin untuk mendukung pasangan calon nomor urut 2.

"Programnya jelas dan banyak menyentuh persoalan yang dihadapi masyarakat saat ini," kata Septian.

Baca juga: Pantai Solong Banyuwangi Disulap Jadi Catwalk Peragaan Busana East Java Fashion Harmony

Baca juga: Gubernur Jatim Khofifah Gowes Sambil Ingatkan Patuh 3M di Kawasan Wisata Banyuwangi

Seperti program nutrisi untuk ibu hamil. Menurutnya gizi ibu hamil memang harus diperhatikan karena menyangkut anak-anak Banyuwangi. 

"Sejak masih dalam kandungan bayi sudah punya hak untuk mendapat nutrisi yang layak. Di sinilah pemerintah hadir, terutama bagi warga keluarga kurang mampu," kata Septian.

Septian kian mengapresiasi karena pemberian nutrisi itu, pemerintah membeli dari peternak, petani, dan nelayan Banyuwangi.

"Itu bagus, karena selain nutrisi ibu dan jabang bayi didapat, juga meningkatkan perekonomian peternak, petani, nelayan," kata Septian.

Editor: Dwi Prastika

Baca juga: Insentif Guru Ngaji Banyuwangi Cair, Naik dari Rp 500.000 Menjadi Rp 700.000

Baca juga: Tanam Cemara Udang di Bangsring, Bupati Banyuwangi Anas: Pulihkan Wisata, Patuhi Protokol Kesehatan

Penulis: Haorrahman
Editor: Dwi Prastika
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved