Breaking News:

Ormas Malang Bersatu Datangi Polresta Malang Kota, Sampaikan Sikap Cegah Aksi SARA dan Radikalisme

Ormas Malang Bersatu datangi Polresta Malang Kota. Mereka menyampaikan sikap cegah aksi SARA dan radikalisme di Kota Malang.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Koordinator Ormas Malang Bersatu, Dersi Hariono (membawa surat pernyataan sikap) didampingi perwakilan dari ormas lainnya saat mendatangi Polresta Malang Kota, Senin (23/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Sebanyak 24 organisasi masyarakat (Ormas) yang tergabung dalam Ormas Malang Bersatu (OMB) datangi Polresta Malang Kota, Senin (23/11/2020).

24 ormas yang tergabung dalam OMB itu adalah Malang Anti Kisruh, Barikade Gus Dur, Pemuda Pancasila, Patriot Garuda Nusantara, Bravo Reaksi Cepat, Alumni Halokes Mbois, Pemuda Demokrat Indonesia, Asosiasi Petinju Indonesia, Malang Mbois, Ansor Sakera, FMKI, BASADA, BMGK, Pemuda Katholik, PITI, GARINDO, Garda Pancasila, Lesbumi NU, PABBSI, INTI, PSMTI, Komunitas Bantengan, Jaringan Perempuan Pekerja Rumahan Indonesia, dan Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia.

Mereka datang untuk menyampaikan pernyataan sikap terkait pencegahan aksi SARA dan radikalisme di Kota Malang.

Dalam kegiatan itu, mereka ditemui secara langsung oleh Kasat Intel Polresta Malang Kota, Kompol Yudi Ento Handoyo mewakili Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata.

"Kami tidak ingin di Kota Malang ada pemasangan gambar atau foto orang yang mengaku sebagai tokoh agama, tetapi justru menciptakan disintegrasi dan menciptakan kerenggangan antaranak bangsa. Kami minta bila ada pemasangan gambar atau foto tersebut, agar segera ditertibkan. Dan kami mendukung penuh TNI-Polri, termasuk Satpol PP untuk menertibkan hal tersebut," ujar Koordinator Ormas Malang Bersatu, Dersi Hariono kepada  TribunJatim.com.

Baca juga: Tunggu Pesanan Makanan, Wanita di Kota Malang Jadi Korban Begal Payudara, Padahal Bersama Suami

Baca juga: Soal Aksi Coret-coret Rambu Lalu Lintas, Dishub Kota Malang: Pelaku Akan Dikenakan Sanksi Pidana

Ia berharap, dengan adanya pertemuan tersebut, pihak Forkopimda dapat langsung bergerak dan menindak bila ada yang memasang gambar atau foto tersebut.

"Karena kami melihat, bahwa di Kota Malang ada indikasi pemasangan gambar atau foto yang berisi provokasi perpecahan. Namun bila aparatur bergerak lambat, maka izinkan kami untuk bergerak sendiri melakukan penertiban. Karena kami ingin di Kota Malang tetap aman dan kondusif," tambahnya.

Dalam kesempatan itu, dirinya juga memberikan pesan kepada orang ataupun ormas yang memiliki niat untuk melakukan aksi perpecahan bangsa.

"Bila mereka datang ke Kota Malang, maka kami dari Ormas Malang Bersatu siap menghadapi. Jangan sampai mereka mencoba merusak kerukunan dan toleransi di Kota Malang," tandasnya.

Editor: Dwi Prastika

Baca juga: Pakai Motor Matic Mewah, Aksi Maling Curi Tanaman Hias di Kecamatan Sukun Malang Terekam CCTV

Baca juga: PDAM Kota Malang Akan Beri Kompensasi Diskon pada Pelanggan Terdampak Air Terkontaminasi Solar

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved