Breaking News:

Bisa Cepat Lihai Offroad

Yamaha WR 155 R Pilihan Pas untuk Pemula Motor Trail, Bisa Cepat Lihai Offroad, Ini Alasannya

Yamaha WR 155 R disebut cocok untuk para pemula motor trail. Begini penjelasan General Manager Service Yamaha Jatim, Jalan Basuki Rahmat Surabaya.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Hefty Suud
TRIBUNJATIM.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Yamaha WR 155 saat didisplay di Kantor dan Dealer Pusat Yamaha Jatim, Jalan Basuki Rahmat-Surabaya, Senin (23/11/20). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Kehadiran WR 155 R ditengah masyarakat Indonesia memang cukup memberikan impresi baru, khsusnya bagi penggemar offroad.

Pasalnya Yamaha WR 155 R dirancang dengan mesin yang garang, sehingga mampu melibas segala medan, namun tetap memberikan kenyamanan bagi pengendara. Sekalipun pengendaranya merupakan seorang pemula motor offroad.

Ilham Wahyudi, General Manager Service Yamaha Jatim mengungkapkan, ada beberapa faktor yang sengaja Yamaha rancang di WR 155R untuk memudahkan para pemula mengendarai motor trail baik di jalur onroad maupun offroad.

"Jadi untuk para pemula motor trail, WR 155 sangat recommended buat masyarakat yang ingin bisa lihai offroad dengan cepat," ujar Ilham saat ditemui TribunJatim.com, Senin (23/11/20) di Kantor dan Dealer Pusat Yamaha Jatim, Jalan Basuki Rahmat Surabaya.

Dikatakan oleh Ilham, faktor paling utama WR 155 recommended buat masyarakat yang ingin bisa lihai offroad dengan cepat adalah daya dan torsi yang dimiliki WR 155 R paling besar di kelasnya, dengan spesifikasi 12.3 KW / 10000 rpm dan torsi mesin 14.3 NM / 6500 rpm, membuat motor trail satu ini mampu untuk melibas segala kondisi jalan.

Dan hal itu, kata Ilham, juga didukung pula oleh putaran gas yang ringan, sehingga mampu membuat berkendara di offroad semakin menyenangkan.

Hal senada juga dikatakan oleh Instruktur service PT. Surya Timur Sakti Jatim, Dwi.

Kata Dwi, sebagai pemula motor trail, untuk operasionalnya sama seperti motor sport lainnya, yang membedakan WR 155 ini karena tenaganya besar, jadi saat mau jatuh ketika di gas sedikit motor bisa kembali seimbang.

"Bahkan, tenaga yang besar ini juga didukung dengan adanya VVA (Variable Valve Actuation) yang  membantu memaksimalkan power mesin di putaran rendah hingga putaran tinggi," ungkap Dwi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved