Breaking News:

Gempur Peredaran Rokok Ilegal di Kabupaten Malang, Diskominfo Gencarkan Sosialisasi Ketentuan Cukai

Gempur peredaran rokok ilegal yang masih tinggi di Kabupaten Malang. Dinas Komunikasi dan Informatika gencarkan sosialisasi ketentuan bidang cukai.

Penulis: Erwin Wicaksono | Editor: Hefty Suud
SURYAMALANG.COM/ERWIN WICAKCONO
Peredaran rokok ilegal pada masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Malang masih saja tinggi. Hal tersebut membuat Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang gencar melakukan sosialiasasi ketentuan bidang cukai di wilayahnya. 

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Peredaran rokok ilegal pada masa pandemi virus Corona ( Covid-19 ) di Kabupaten Malang meningkat.

Hal tersebut membuat Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang gencar melakukan sosialiasasi ketentuan bidang cukai di wilayahnya.

"Kami minta bea dan cukai itu melakukan hal yg sama, yakni melakukan sosialisasi," ujar Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang, Aniswaty Aziz dalam sosialisasi yang digelar di Rumah Makan Zam-Zam, Gondanglegi, Kabupaten Malang pada Selasa (24/11/2020).

Kata Aniswaty, perusahaan swasta telah mengawali pemberian label rokok legal di toko-toko.

Aniswaty mencontohkan perusahaan rokok Penamas dan Sampoerna telah mengawali kampanye pemberantasan rokok ilegal.

"Mereka punya binaan pedagang rokok, lalu mengimbau pedagang rokoknya menjual produk mereka dalam kategori legal. Mereka memberi semua labelnya menggunakan spanduk SRC itu contoh binaan Sampoerna," ungkap wanita yang akrab disapa Anis itu.

Kedepan, Anis menegaskan Diskominfo Kabupaten Malang akan semakin gencar menggelar sosialisasi ketentuan cukai, guna memberantas rokok ilegal.

Peredaran rokok ilegal pada masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Malang masih saja tinggi. Hal tersebut membuat Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang gencar melakukan sosialiasasi ketentuan bidang cukai di wilayahnya.
Peredaran rokok ilegal pada masa pandemi Covid-19 di Kabupaten Malang masih saja tinggi. Hal tersebut membuat Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Malang gencar melakukan sosialiasasi ketentuan bidang cukai di wilayahnya. (SURYAMALANG.COM/ERWIN WICAKCONO)

"Gondanglegi masih tinggi. Ada perusahaan di sini yang harus dilakukan pendekatan oleh bea cukai," jelas Anis

Sementara itu, Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Malang, Santje Asbay membenarkan peredaran rokok ilegal di wilayahnya masih tinggi.

Kondisi pandemi Covid-19 turut mempengaruhi tingginya peredaran rokok ilegal tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved