Breaking News:

Pemkab Bondowoso Berencana Mereaktivasi Stasiun Bondowoso, Sudah Masuk Prioritas

Pemkab Bondowoso berencana mereaktivasi Stasiun Bondowoso. Sudah masuk prioritas meski bukan utama.

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/DANENDRA KUSUMA
Stasiun Bondowoso berencana direaktivasi, Selasa (24/11/2020). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, BONDOWOSO - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso berencana untuk mengaktivasi Stasiun Bondowoso.

Stasiun tersebut telah dinonaktifkan sejak tahun 2004 karena prasarana yang sudah terbilang tua. Saat ini, Stasiun Bondowoso dikonversi menjadi Museum Kereta Api.

Kepala Seksi Angkutan Orang dan Barang Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Bondowoso, Bayu Aji Prabowo mengatakan, Pemkab Bondowoso telah mengirimkan surat rencana reaktivasi stasiun ke Direktorat Jenderal (Ditjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Surat pengajuan reaktivasi Stasiun Bondowoso tersebut dikirimkan pada 2015.

"Seiring berjalannya waktu, kami menanyakan progres reaktivasi Stasiun Bondowoso kepada Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Timur," katanya kepada TribunJatim.com melalui sambungan telepon, Selasa (24/11/2020).

Baca juga: Sering Sebabkan Kecelakaan, Jalan Rusak di Bondowoso Diperbaiki, Puluhan Warga Bahu-membahu

Baca juga: Viral Video Pickup di Lumajang Terperosok ke Jurang, 2 Penumpang Terpental, Sopir Ikut Terguling

Berdasarkan informasi, lanjut Bayu Aji Prabowo, reaktivasi Stasiun Bondowoso sudah masuk prioritas. Namun, prioritas utama saat ini yakni pembangunan jalur rel ganda (double track) yang menghubungkan Surabaya-Banyuwangi.

"Reaktivasi Stasiun Bondowoso jadi prioritas, tetapi bukan utama. Reaktivasi Stasiun Bondowoso masuk rencana jangka menengah sampai 2030 mendatang. Kami akan menanyakan kembali perkembangannya," jelasnya.

Ia menyebutkan, minat warga Bondowoso dalam menggunakan moda transportasi kereta api terbilang cukup tinggi.

Hal tersebut dapat diukur dari penjualan tiket di Museum Kereta Api Bondowoso.

Baca juga: Program Asuransi Usaha Tani Padi Jadi Solusi Petani Bondowoso Kala Alami Gagal Panen

Baca juga: Lumajang Zona Merah, Pemkab Perketat Kegiatan Publik dan Kaji Pengadaan Alat Deteksi Akurat Corona

"Laporan dari PT KAI Bondowoso sebelum pandemi, sebanyak 30 orang menggunakan kereta api untuk beraktivitas tiap harinya," sebutnya.

Di sisi lain, dia mengungkapkan, rencananya, reaktivasi tak hanya diperuntukan untuk angkutan orang saja.

Nantinya, bakal digunakan pula untuk angkutan kereta wisata yang terkoneksi dengan Museum Kereta Api.

"Kalau rencana reaktivasi stasiun terlaksana, jalur Kalisat, Jember-Bondowoso-Panarukan, Situbondo akan terhubung. Nantinya, penumpang dari sejumlah daerah bisa sekaligus berwisata ke Museum Kereta Api," pungkasnya.

Editor: Dwi Prastika

Baca juga: 100 Jukir di Tulungagung Jalani Rapid Test Virus Corona, Dua Orang Reaktif, Bakal Ikuti Tes Lanjutan

Baca juga: 781 Ribu Lembar Surat Suara Pilkada Ponorogo 2020 Tiba, Pelipatan Ditargetkan Rampung Tiga Hari

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved